Curang Pakai Ijazah dan KTP Palsu, Pemeriksaan Berlapis Unesa Gagalkan Aksi Joki UTBK

medcom.id
2 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menerapkan pemeriksaan berlapis untuk mengidentifikasi dan menindaklanjuti dugaan kecurangan yang dilakukan salah satu peserta dalam pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT)  2026. Kecurangan UTBK 2026 terjadi sejak penyelenggaraannya di hari pertama pada Selasa, 21 April 2026.
 
Wakil Rektor I Bidang Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Alumni Unesa, Martadi menyampaikan, sejak awal panitia telah mengantisipasi potensi kecurangan. Khususnya pada pelaksanaan ujian untuk program studi kedokteran yang secara nasional kerap menjadi titik rawan.
 
Oleh karena itu, Unesa menerapkan sistem pemeriksaan dan pengawasan yang ketat. “Kami memang sudah memetakan potensi sejak awal. Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, tes pada program studi tertentu memiliki risiko kecurangan yang lebih tinggi. Karena itu, pengawasan kami perketat dan SOP dijalankan secara lebih rinci,” ujarnya.

Melalui sistem pengawasan berlapis, panitia menemukan indikasi adanya praktik perjokian salah satu peserta dengan memalsukan dokumen tes. Peserta yang bersangkutan diamankan panitia untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
 
“Langkah ini menunjukkan bahwa SOP benar-benar kami jalankan. Kecurangan yang sangat kecil sekalipun dapat kami deteksi. Setelah ujian selesai, kami langsung melakukan pendalaman dan mengamankan yang bersangkutan,” tambahnya. Verifikasi Dokumen dan Koordinasi dengan Pusat Dari hasil pemeriksaan awal, ditemukan adanya dugaan pemalsuan dokumen seperti ijazah dan dokumen kependudukan. Untuk memastikan keabsahan ijazah, tim kemudian menghubungi pihak sekolah dan berkoordinasi dengan kepala sekolah untuk memperoleh data pembanding.
 
Dari hasil penelusuran tersebut, pihak sekolah mengirimkan salinan ijazah asli lengkap dengan identitas dan foto resmi pemiliknya.
 
Hasil verifikasi menunjukkan bahwa terdapat kesamaan nama antara ijazah asli dan dokumen yang digunakan peserta saat ujian. Namun, ditemukan perbedaan mencolok pada bagian foto, yang mengindikasikan bahwa ijazah yang digunakan dalam ujian bukanlah ijazah asli.
 
Selain itu, identitas kependudukan yang dibawa pelaku juga merupakan dokumen palsu. Terkait temuan itu, Unesa langsung berkoordinasi dengan panitia pusat UTBK-SNBT serta aparat kepolisian untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku.
 
“Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen dalam menegakkan prinsip kejujuran, objektivitas, dan keadilan dalam proses seleksi nasional,” tutur Martadi.
 
Ia melanjutkan, temuan ini menjadi indikator positif atas keseriusan panitia dalam menjaga kualitas pelaksanaan UTBK. Dengan sistem pengawasan yang semakin ketat, berbagai potensi kecurangan, bahkan yang sulit terdeteksi secara kasat mata dapat diungkap secara akurat.
 
Selain itu, Unesa juga menerapkan berbagai langkah preventif, seperti pemeriksaan ketat terhadap peserta, pembatasan barang bawaan, penggunaan sistem pengamanan tas, hingga penyediaan sandal khusus untuk mencegah penyalahgunaan perangkat tersembunyi.
 
Seluruh prosedur ini dirancang untuk memastikan pelaksanaan ujian berjalan lancar, jujur dan transparan. “Kami ingin memastikan bahwa seluruh peserta mendapatkan kesempatan yang adil. Integritas adalah prioritas utama kami dalam menyelenggarakan UTBK ini,” pungkasnya.
 
Dengan langkah sigap dan terukur tersebut, pelaksanaan UTBK-SNBT 2026 di Unesa pada hari pertama tetap berlangsung lancar, aman, dan kondusif, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap sistem seleksi nasional yang berintegritas. 

Baca Juga :

Tak Cuma Metal Detector, ITS Pakai Teknologi AI Pastikan Keaslian Peserta UTBK

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(CEU)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Wabup Sanggau Buka TMMD 128 di Semayang
• 10 jam lalutvrinews.com
thumb
Protes Pihak Nikita Mirzani Lantaran Persidangan Melawan Reza Gladys Ditunda
• 10 jam lalugrid.id
thumb
Kemlu Kecam Keras Pengibaran Spanduk Provokatif Israel di Rumah Sakit Indonesia
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Oppo Find X9 Ultra Segera Hadir di Indonesia
• 2 jam laluviva.co.id
thumb
Usai Piala Dunia 2026, Timnas Meksiko Resmi Dilatih Legenda Barcelona Rafa Márquez
• 2 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.