Jakarta: Pemerintah bersama Danantara Indonesia dan Arm Limited membuka pelatihan semikonduktor. Pelatihan ditujukan bagi para insinyur bertalenta, yang ingin ikut membangun masa depan teknologi bangsa.
Saat ini, industri semikonduktor menjadi fondasi bagi berbagai teknologi masa depan. Mulai dari kecerdasan buatan (_artificial intelligence_/AI), perangkat pintar, hingga kendaraan listrik.
Dikutip dari keterangan Badan Komunikasi Pemerintah RI, pemerintah bekerja sama dengan Arm, sebagai perusahaan semikonduktor terkemuka asal Inggris. Program ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk belajar langsung dari praktisi global, memahami ekosistem teknologi terkini, sekaligus membuka peluang karier di industri semikonduktor yang terus berkembang.
Pelatihan ini merupakan salah satu implementasi dari perjanjian kerangka kerja (_framework_) antara Danantara dan Arm di Inggris pada 23 Februari 2026. Presiden RI Prabowo Subianto menyaksikan langsung penandatanganan dokumen tersebut sebagai perhatian pada percepatan langkah Indonesia menguasai teknologi semikonduktor.
Baca Juga :
Danantara dan Kemdiktisaintek Dorong Percepatan Ekosistem Industri dan Riset SemikonduktorPendaftaran “Joint Semiconductor Training” dibuka hingga 3 Mei 2026 dan pelatihan akan diselenggarakan pada 20-22 Mei 2026 di Jakarta.
Ilustrasi industri semikonduktor dan chip. (Anadolu Agency)
Syarat mengikuti pelatihan yaitu sebagai berikut:
- Mahasiswa minimal tahun ke-3 atau fresh graduate
- Latar belakang studi Ilmu Komputer atau Teknik Elektro.
- Profesional atau chip engineer berpengalaman.
Peserta yang menyelesaikan pelatihan akan mendapatkan sertifikat dan peserta pelatihan terbaik berkesempatan direkrut oleh perusahaan BUMN.




