Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan menetapkan Syaifuddin Zuhri Ketua DPRD Kota Surabaya, menggantikan almarhum Adi Sutarwijono yang meninggal 10 Februari 2026.
Armuji Ketua DPC PDIP Kota Surabaya mengatakan, penetapan itu berdasarkan usulan dari DPC PDIP Kota Surabaya kepada DPP.
Menurutnya, penetapan Syaifuddin Zuhri alias Ipuk sebagai Ketua DPRD Surabaya skema otomatis, karena Ipuk sekretaris DPC.
“Diusulkan, sekretaris kan otomatis mendapat prioritas (menggantikan ketua),” ujarnya, Rabu (22/4/2026).
Setelah penetapan, DPC akan mengirim surat kepada Sekretariat DPRD Surabaya. Kemudian, surat diteruskan ke KPU Kota Surabaya lalu Gubernur Jawa Timur baru kemudian diterbitkan surat keputusan (SK) untuk pelantikan.
“Dilantik masih belum (tahu kapan), menunggu SK gubernur. Besok (DPC kirim surat ke DPRD Surabaya), ” kata Armuji yang juga Wakil Wali Kota Surabaya.
Dia berpesan agar Ipuk bisa lebih mengayomi 50 orang anggota parlemen yang duduk di kursi DPRD Kota Surabaya.
“Harus responsif terhadap aturan-aturan masyarakat dan juga bisa menjadi suatu solusi dari 50 anggota tersebut,” kata dia.
Tugas Syaifuddin kini melanjutkan perjuangan Awiek, segala pekerjaan rumah yang belum terselesaikan. Dia berharap Ipuk bisa lebih mengakomodir seluruh anggota.
“Harapannya lebih akomodatif terhadap seluruh anggota yang ada di Yos Sudarso,” pungkasnya.(lta/rid)




