Turis Jepang Bisa Scan QR saat Belanja di RI, QRIS Segera Berlaku

metrotvnews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Filianingsih Hendarta mengungkapkan sebentar lagi wisatawan asal Jepang dapat bertransaksi di Indonesia (inbound) menggunakan kode QR (QR code) sebagai bagian dari kerja sama QRIS antarkedua negara.

Ia menyatakan, pihaknya telah mendapatkan izin dari otoritas keuangan Jepang, Financial Services Agency (FSA) of Japan, untuk mengimplementasikan praktik Indonesia inbound tersebut.

"Sebentar lagi akan ada Indonesia inbound yang izinnya sudah diberikan oleh FSA dari Jepang," kata Filianingsih Hendarta saat memberikan sambutan secara daring dalam 'Peluncuran Industry Consultative Paper: Pendekatan Kerangka Klasifikasi sebagai Fondasi Pengaturan Aset Keuangan Digital di Indonesia', dilansir Antara, Rabu, 22 April 2026.


Ilustrasi. Foto: dok MI/Susanto.
 

Baca Juga :

Keren! Ini 9 Negara di Asia yang Sudah Bisa Terima QRIS
  Kerja sama QRIS Indonesia-Jepang
Indonesia dan Jepang resmi memulai kerja sama QRIS cross border sejak 17 Agustus 2025 berkat kolaborasi antara BI dengan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) dan para anggotanya, Ministry of Economy, Trade, and Industry (METI) of Japan, Payment Japan Association (PJA), Netstars, serta berbagai lembaga lainnya.

Selain wisatawan Jepang, Filianingsih menuturkan sistem pembayaran menggunakan QR code tersebut juga akan segera dikembangkan bagi turis asal Korea Selatan.

Indonesia dan Korea Selatan meresmikan kerja sama QRIS lintas negara pada 1 April lalu yang merupakan hasil sinergi antara BI, Bank of Korea, Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI), Korea Financial Telecommunications & Clearings Institute (KFTC), serta sejumlah lembaga keuangan lainnya.

Sementara itu, praktik Indonesia outbound, atau wisatawan Indonesia dapat berbelanja di luar negeri menggunakan QRIS, sudah lebih dahulu berjalan di Thailand, Malaysia, Singapura, Jepang, dan Korea Selatan. Saat ini BI juga tengah berupaya untuk memperluas penggunaan QRIS ke sejumlah negara Asia lainnya, salah satunya Tiongkok.

Penggunaan QRIS cross border pun semakin memperkuat ekspansi layanan keuangan digital tersebut yang kini tercatat sudah memiliki 60,77 juta pengguna per Februari 2026. "Ekspansi QRIS hingga Februari 2026 telah menjangkau lebih dari 60 juta pengguna, 43 juta merchant, dan 3,72 miliar (volume) transaksi," imbuh Filianingsih.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
AI Tak Cukup Tanpa Data Real-Time! Ini Strategi Pemimpin Teknologi Indonesia Hadapi Era Streaming
• 2 jam lalutvonenews.com
thumb
Harga Batu Bara Membara! India Hingga China Berebut Pasokan
• 19 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Ini Deretan Upaya Bank Indonesia Jaga Rupiah Agar Tetap Stabil
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Pemerintah Pastikan Pasokan Pangan Jamaah Haji Aman di Tengah Gejolak Geopolitik Global
• 19 jam lalupantau.com
thumb
Sidang Korupsi Chromebook Ditunda, Nadiem Makarim dan Tim Kuasa Hukum Absen di Pengadilan Tipikor
• 2 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.