DPR RI nilai budidaya udang vaname dorong investasi di Kepri

antaranews.com
14 jam lalu
Cover Berita
Tanjungpinang (ANTARA) - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Nihayatul Wafiroh menyebut budidaya udang vaname berpotensi menjadi salah satu motor penggerak investasi di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

“Budidaya udang vaname memiliki produktivitas tinggi, margin keuntungan besar, serta permintaan ekspor yang kuat,” kata Nihayatul usai memimpin kunjungan kerja Komisi IX DPR RI meninjau tambak udang vaname di Pulau Dompak, Kota Tanjungpinang, Rabu.

Menurut dia, investasi di sektor tersebut semakin menarik dengan penerapan skema modern seperti shrimp estate dan teknologi intensif yang mampu mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi daerah serta memberikan prospek pengembalian investasi yang menjanjikan.

Melalui peninjauan tersebut, Komisi IX DPR RI mendorong pengembangan sektor budidaya perikanan, khususnya udang vaname di Kepri, yang dinilai berpotensi menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Baca juga: Dirjen PSDKP: 59 pembudidaya udang vaname Batam siap patuhi izin usaha

Sebagai komisi yang membidangi kesehatan, ketenagakerjaan, dan jaminan sosial, ia menilai sektor budidaya udang juga berkaitan erat dengan perlindungan tenaga kerja, standar kesehatan dan keselamatan kerja, serta penguatan jaminan sosial bagi pekerja.

“Peninjauan lapangan ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPR untuk melihat potensi ekonomi daerah yang dapat diperkuat melalui dukungan kebijakan pemerintah pusat,” ujarnya.

Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kepri Luki Zaiman Prawira mengapresiasi kunjungan kerja Komisi IX DPR RI yang dinilai memberikan perhatian terhadap penguatan sektor perikanan budidaya di daerah tersebut.

Ia berharap dukungan pemerintah pusat terhadap pengembangan produksi udang vaname dapat terus ditingkatkan agar potensi besar Kepri dapat dioptimalkan bagi kesejahteraan masyarakat.

Baca juga: KKP hentikan operasional tambak udang tak sesuai ketentuan di Batam

Luki menjelaskan Kepri memiliki potensi perikanan mencapai 1,1 juta ton per tahun yang pemanfaatannya masih dapat ditingkatkan.

Di sektor budidaya, udang vaname menjadi salah satu komoditas unggulan bernilai ekonomi tinggi dengan prospek besar, baik untuk pasar domestik maupun ekspor.

Selain memiliki pertumbuhan cepat dan tingkat produktivitas tinggi, komoditas ini juga dinilai strategis dalam mendukung target nasional peningkatan ekspor udang sebesar 250 persen sebagaimana didorong Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Dengan posisi geografis yang berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia, Kepri dinilai memiliki keunggulan sebagai kawasan pengembangan budidaya dan ekspor hasil perikanan.

Luki berharap kunjungan ini dapat menjadi jembatan penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong hadirnya kebijakan yang berpihak pada tumbuhnya investasi berkualitas, perlindungan tenaga kerja, dan pengembangan industri perikanan budidaya yang berkelanjutan.

"Kami berkomitmen terus membuka ruang kolaborasi bersama DPR dan seluruh pemangku kepentingan guna mendorong sektor kelautan dan perikanan sebagai salah satu tulang punggung ekonomi daerah, khususnya bagi masyarakat pesisir di Kepri," ucap Luki.






Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tangis Taswin: Buruh Tani, Kini Injakkan Kaki di Tanah Suci
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
BMKG: Guncangan Gempa Bali Dirasakan di Buleleng-Tabanan
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Putusan PTUN Belum Dijalankan DLH Kota Bekasi, AWPI Wadul ke KemenPAN-RB 
• 19 jam lalurealita.co
thumb
Aksi 2 Pria di Surabaya Gagal Jambret Berakhir Motor Tercebur ke Sungai
• 17 jam laludetik.com
thumb
Liburan Bareng, Gisella Anastasia Tanggapi Kemungkinan Rujuk dengan Gading Martin
• 23 jam lalucumicumi.com
Berhasil disimpan.