Gelang pengenal untuk jemaah haji menjadi salah satu item penting dalam pelaksanaan haji dari tahun ke tahun. Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) akan memasangkan gelang pengenal ini pada jemaah, setibanya mereka di Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES).
Muhammad Ivan pengrajin gelang jemaah haji menerangkan, para pengrajin mulai mempersiapkan gelang pengenal yang akan digunakan jemaah selama berada di Tanah Suci.
“Di sini total ada sembilan pengrajin dari Jepara, Jawa Tengah, yang bekerja membuat gelang untuk dipakai para jemaah haji, setelah mereka tiba di AHES,” katanya, Kamis (23/4/2026).
Pada gelang yang dibuat, disertakan juga nama jemaah, nomor paspor, nomor maktab, hingga nomor kloter. Gelang ini wajib dipakai jemaah. Sehingga jika suatu saat mereka terpisah dari rombongan, petugas di Tanah Suci dapat mengenali lewat gelang yang dipakai.
Ivan menjelaskan, proses pembuatan gelang diawali dengan pemberian nama atau identitas jemaah calon haji berdasar data Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat).
“Setelah pemberian identitas jemaah, gelang dicuci bersih. Proses berikutnya, pelengkungan gelang. Sampai terakhir adalah proses pengemasan,” jelasnya.
Pola yang dibuat menjadi bentuk gelang menggunakan mesin, yang di produksi di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Kamis (23/4/2026). Foto: Rafi’ Ermawan Mg suarasurabaya.netDalam satu hari, lanjut Ivan, pengrajin bisa membuat sekitar 1.520 gelang untuk empat kloter jemaah haji. Tapi, angka itu tidak selalu sama.
Jika ada satu tambahan kloter lagi, dia bersama pengrajin lain masih bisa mencetak gelang hingga 1.900-an.
“Jadi setiap hari nggak selalu sama. Beda-beda jumlahnya,” tambahnya.
Adapun Ivan memastikan kalau gelang pengenal ini aman dipakai jemaah calon haji dalam keadaan apapun karena terbuat dari stainless Jepang dengan ketebalan 1,4 milimeter.
“Sehingga sudah bisa dipastikan antikarat, tahan api, dan tidak menimbulkan iritas pada kulit jemaah. Kalau dipakai mandi juga aman, bahkan bisa tambah bersih,” ungkapnya.
Untuk proses pendistribusian, gelang pengenal akan diserahkan langsung pada jemaah saat penerimaan jemaah di aula. Petugas akan memakaikan gelang tersebut langsung ke jemaah sebagai salah satu prosedur wajib sebelum keberangkatan.(kir/wld/ipg)




