JAKARTA, KOMPAS.com — Sepintas, mereka hanyalah makhluk berbulu yang menghabiskan sebagian besar waktunya dengan mendengkur atau mengejar ekor sendiri.
Namun, di balik tingkah polos dan wajah menggemaskan itu, hewan-hewan ini kini menjelma menjadi “selebritas” baru dengan pengaruh nyata di media sosial.
Dari ruang tamu hingga layar ponsel jutaan orang, mereka tak lagi sekadar peliharaan yang setia menunggu di rumah, melainkan figur publik di dunia digital.
Fenomena ini dirasakan langsung oleh Anisa Dwi (28), atau Ica, pemilik kucing populer Neng Molen.
Baca juga: DPRD Cek Klaim Izin Bintaro Xchange, Minta Dokumen soal Perubahan Fungsi Kali
Akun @Nengmolencantik yang kini memiliki ratusan ribu pengikut, awalnya hanya dibuat sebagai dokumentasi pribadi.
Ica mengaku tak pernah merencanakan menjadikan hewan peliharaannya sebagai selebritas.
Neng Molen, kucing pertama yang ia pelihara, tumbuh dengan karakter yang menonjol di rumah.
Keunikan karakter Neng yang “alfa” dan penuh tingkah membuatnya digemari warganet.
“Kalau Neng itu kan walaupun terlihatnya galak tapi dia sebenarnya bisa berinteraksi dengan manusia gitu loh, enggak takut sama manusia lebih tepatnya dibandingkan anak-anaknya yang lumayan agak susah," kata dia saat dihubungi Kompas.com, Rabu (22/4/2026).
Persona unik di balik layarIca mengaku tidak mengikuti tren konten hewan yang ramai di media sosial. Popularitas yang datang justru di luar dugaannya.
Salah satu kunci keberhasilan Neng Molen adalah persona yang kuat. Di tengah banjir konten hewan lucu, Neng menonjol lewat ekspresi wajahnya yang khas—sering disebut warganet sebagai “judes” namun tetap menggemaskan.
Konten yang diunggah pun dibuat spontan, tanpa skenario.
Baca juga: Pemprov DKI Gratiskan 20 Sekolah Swasta di Jakbar, Ini Daftarnya
"Jadi by moment aja sih kalau Neng bertingkah apa kita langsung record makanya kalau orang lihat konten aku lagi ketawa ya aku kan naturalnya ketawa kayak gitu karena reaksi langsung," ujarnya.
Karena itu, Ica harus selalu sigap dengan ponselnya agar tak kehilangan momen.
"Jujur iya lagi aku kayak Handphone tuh kalau udah agak jauh kayak 'duh mana handphone mana handphone' enggak boleh hilang moment," kata Ica.
Dari layar ke panggung offlineSeiring meningkatnya popularitas, berbagai peluang mulai berdatangan. Neng Molen tak lagi hanya hadir di media sosial, tetapi juga mulai tampil di dunia nyata.
"Kayaknya kalau itu mulai ada undangan sebenarnya dari 2024 akhir, cuman kalau mulai udah ada kasarnya mengisi talkshow yang solo kayak di mall 2025 dari talkshow, meet and greet gitu," ujarnya.
Baca juga: Pengamat Ingatkan Negara Wajib Menjamin Kesejahteraan Guru Honorer Sekolah Swasta
Selain tingkah lucunya, Neng juga dikenal karena gaya berpakaiannya yang modis, lengkap dengan aksesoris yang membuatnya tampak seperti “sosialita” di dunia kucing.
Profesionalisme dan “mood” hewanMenjadi selebritas berarti berhadapan dengan kontrak kerja dan tuntutan profesional. Dunia pet-fluencer kini meluas, tak hanya soal produk hewan, tetapi juga gaya hidup hingga kecantikan.
Namun, bekerja dengan hewan memiliki tantangan tersendiri, terutama soal suasana hati.
Ica menegaskan bahwa ia selalu menyesuaikan proses produksi konten dengan kondisi Neng.





