Kebobolan dua kali melawan Bali United FC, Persib dalam situasi kalah jumlah pemain. Namun saat menghadapi Dewa United Banten FC, kesalahan individu jadi masalahnya. Hodak menilai tak semestinya pemain berhenti bermain saat wasit belum menentukan apapun.
“Tentang pertahanan masalahnya adalah kesalahan individu. Gol pertama lawan Dewa United bola dianggap keluar dan mereka berhenti bermain, itu tak boleh terjadi, Anda tetap harus bermain sampai ada peluit berbunyi,” kata Hodak.
Baca Juga :
Kontroversi Gol Dewa United vs Persib, Netizen Soroti Keputusan VAR dan Wasit“Gol kedua lawan Dewa United juga adalah, (Julio Cesar) sedikit mendelay bola, tapi tidak beruntung bola mengenai tangan pemain lawan dan dia mengambil keuntungan dari sana dan mereka melakukan serangan balik,” terangnya.
Walaupun melakukan dua kesalahan, Hodak menilai pemainnya tidak bermain buruk. Pasca tertinggal 0-2 skor mampu disamakan 2-2, Maung Bandung terhindar dari kekalahan. Persib siap menghadapi Arema FC. “Mereka tidak bermain buruk, ini adalah salah satu pertandingan di mana terjadi dua kesalahan,” sebutnya.
Pelatih asal Kroasia ini akan memastikan kesalahan yang sama tidak terulang kala menghadapi Arema FC. Baginya Singo Edan datang dengan kepercayaan diri penuh berkat dua kemenangan beruntun yang telah mereka catatkan.
“Arema FC mereka tim yang bagus, terutama dalam menyerang, mereka punya hasil yang bagus akhir-akhir ini. Saya rasa ini mungkin karena pelatih baru dan itu akan menjadi pertandingan yang sulit,” prediksinya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASM)





