Penulis: Meghat Rakawinanggi
TVRINews, Serang
Berdasarkan laporan masyarakat dan hasil penyelidikan yang cukup panjang, Petugas BNNP Banten berhasil mengidentifikasi pergerakan jaringan narkotika asal medan. Tersangka M-Z diketahui terbang dari medan menuju jakarta untuk transit sebelum rencananya akan melanjutkan perjalanan ke kendari sulawesi tenggara. Namun aksi tersangka berhasil dihentikan oleh petugas ditengah perjalanan, Dari tangan tersangka petugas menyita barang bukti sabu seberat kurang lebih dua kilogram.
kepala BNNP Banten, Dinnar menyatakan, Tersangka M-Z berperan sebagai kurir yang dikendalikan oleh jaringan lintas provinsi. Saat ini pihak BNNP masih terus melakukan pengembangan untuk mengejar pemilik dan jaringan besar dibalik penyelundupan ini.
“ Berawal dari laporan masyarakat dan sudah menjadi target kita berupa jaringan yang mana ternyata yang bersangkutan melakukan gerakan, Gerakannya berasal dari Medan, Dan itu barang sabu itu yang seberat kurang lebih 2 Kg akan di bawa ke jakarta, Mereka rencananya akan mengedarkan disana kemudian menggunakan fasilitas udara yang mana tersangka M-Z ini berangkat dari Medan menuju kendari dengan transit di jakarta”. Ujarnya.
Barang bukti seberat 1.9 Kg kini langsung dimusnahkan, Sementara sisanya untuk kebutuhan penyidikan dan persidangan.
Guna mengantisipasi kejadian serupa BNNP Banten akan memperketat pengawasan di area bandara. Pihaknya juga akan meningkatkan koordinasi dengan bea cukai petugas keamanan bandara atau avsec serta instansi terkait lainnya. Selain itu, Pos-Pos interdiksi akan ditempatkan di titik-titik rawan guna memutus rantai peredaran narkotika melalui jalur udara.
Editor: Redaksi TVRINews




