Doa Ibu di Ujung Pintu UTBK

kompas.id
3 jam lalu
Cover Berita

”Semangat, ya,” ucap Trihastuti dengan mata berkaca-kaca setelah membuat simbol agama yang dianutnya pada dahi Christina Winaristika Evi (18), putri kembarnya, yang bersiap masuk ke gedung Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta di Kecamatan Sewon, Bantul, DI Yogyakarta, Kamis (23/4/2026). Remaja dengan nama panggilan Evi itu tersenyum dan kemudian bergegas masuk ke gedung tersebut untuk mengikuti ujian tulis berbasis komputer-seleksi nasional berdasarkan tes (UTBK-SNBT) dengan berbekal doa restu dari ibunya.

Siang itu, Evi diantar oleh ibu, saudara kembarnya yang bernama Eva, dan seorang sahabatnya untuk mengikuti UTBK di kampus ISI. Lulusan SMA Negeri 2 Klaten itu menempuh perjalanan menggunakan sepeda motor dari kediamannya di daerah Wedi, Klaten, Jawa Tengah, dengan penuh semangat untuk mengikuti ujian UTBK di kampus tersebut.

Eva sudah lebih dahulu diterima di Jurusan Akuntansi di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Evi pun bertekad dapat masuk di kampus yang sama, tetapi di Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) agar setelah lulus dapat menjadi guru seperti ayahnya.

Tak jauh dari tempat Trihastuti yang sedang berdiri sambil menyaksikan anaknya memasuki gedung, seorang ibu juga tengah memeluk erat anak perempuannya yang akan mengikuti ujian yang sama. Sang ibu berpesan kepada anaknya agar tetap tenang saat mengerjakan ujian agar dapat lulus dan diterima di universitas idamannya.

Sejumlah orangtua tampak turut hadir di kampus itu untuk memberikan dukungan moril kepada buah hati mereka yang memasuki tahap awal perjuangan menuju masa depan gemilang. Doa dan harapan mereka daraskan agar setiap langkah anak mereka dalam menempuh pendidikan di jenjang perguruan tinggi akan membawa mereka menuju kehidupan kelak yang lebih baik.

Calon mahasiswa yang datang ke ISI Yogyakarta untuk mengikuti UTBK berasal dari berbagai daerah. Perguruan tinggi negeri (PTN) yang mereka incar pun bermacam-macam.

UTBK menjadi salah satu tahapan yang harus dilalui oleh sebagian calon mahasiswa yang hendak menimba ilmu di PTN. Bermacam persiapan telah mereka lakukan jauh-jauh hari agar dapat lolos seleksi ketat untuk masuk ke PTN idaman masing-masing.

Sejumlah jurusan favorit di kampus tertentu memiliki jumlah peminat yang membeludak, sedangkan daya tampungnya sangat terbatas. Jurusan Desain Komunikasi Visual ISI Yogyakarta, misalnya, merupakan salah satu jurusan paling favorit di kampus itu. Menurut Kepala Humas ISI Yogyakarta Daru Tunggul Aji, calon mahasiswa yang mendaftar di jurusan tersebut tahun ini mencapai sekitar 1.400 orang, sementara daya tampung per angkatan hanya 36 mahasiswa.

ISI Yogyakarta tahun ini melayani 4.457 peserta UTBK yang dijadwalkan mengikuti ujian dalam 13 sesi. Selama sepekan, pada waktu yang sama, ribuan calon mahasiswa lainnya juga tengah berjuang sekuat tenaga di berbagai kampus lainnya agar lolos seleksi UTBK dan menyandang status mahasiswa PTN demi meraih cita-cita yang sudah digadang-gadang sejak lama.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bridgestone Indonesia Sabet Dua Penghargaan Sekaligus: WOW Brand 2026 dan Uzone.id Choice Awards (UCA) 2026
• 4 jam laluharianfajar
thumb
Selain Australia, Pemerintah Sebut Filipina dan India Minati Pupuk Urea Asal Indonesia
• 5 jam laluidxchannel.com
thumb
Jaga Tren Positif di BRI Super League, Madura United Bertekad Perpanjang Momentum saat Menjamu Dewa United
• 7 jam lalubola.com
thumb
Harga Emas Hari Ini 23 April 2026: Antam Terjun Bebas, Produk Global Bersinar
• 8 jam laluviva.co.id
thumb
Noel Ebenezer Akui Sempat Copot “Sultan Kemnaker” dari Jabatan demi Komitmen ke Kejagung
• 39 menit lalukompas.com
Berhasil disimpan.