5.997 Jamaah Haji RI yang Tiba di Madinah Didominasi Lansia, Kondisi Kesehatan Jadi Perhatian

idxchannel.com
2 jam lalu
Cover Berita

Sebanyak 5.997 jamaah haji Indonesia gelombang pertama yang mayoritas lanjut usia (lansia) telah tiba di Madinah, Arab Saudi.

5.997 Jamaah Haji RI yang Tiba di Madinah Didominasi Lansia, Kondisi Kesehatan Jadi Perhatian. (Foto: Dok. Kemenhaj)

IDXChannel - Sebanyak 5.997 jamaah haji Indonesia gelombang pertama yang mayoritas lanjut usia (lansia) telah tiba di Madinah, Arab Saudi. Selama berada di Tanah Suci, jamaah diminta membatasi pergerakan dan mengurangi aktivitas yang tidak perlu demi menjaga kondisi kesehatan.

Konsul Jenderal Republik Indonesia di Jeddah, Yusron B Ambary, menyampaikan bahwa sebagian besar jamaah haji Indonesia merupakan lansia. Karena itu, ia mengingatkan agar jemaah tidak memaksakan diri dalam beribadah apabila kondisi tubuh sedang tidak fit.

Baca Juga:
Kemenhaj Pastikan Kesiapan Pelayanan 16 Asrama Haji di Indonesia

“Jamaah diharapkan selalu menjaga kesehatan dan tidak memaksakan diri, mengingat rangkaian ibadah haji masih panjang,” ujarnya, Kamis (23/4/2026).

Ia menambahkan, kondisi fisik yang prima sangat diperlukan agar jamaah dapat menjalani puncak ibadah haji pada Mei mendatang dengan baik.

Baca Juga:
Kemenhaj: 12 Kloter Jamaah Haji RI Tiba di Madinah dalam Kondisi Aman

Pada hari pertama kedatangan, hampir 6.000 jamaah haji Indonesia dijadwalkan mendarat melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz. Berdasarkan data, sebanyak 5.997 jemaah yang tergabung dalam 15 kelompok terbang (kloter) tiba secara bertahap hingga pukul 22.55 waktu Arab Saudi.

Jamaah tersebut berasal dari berbagai embarkasi di Indonesia, di antaranya Yogyakarta, Jakarta, Medan, Lombok, Solo, dan Makassar.

Baca Juga:
Distribusi Kartu Nusuk Lebih Rapi, Calon Jamaah Haji Diharapkan Tak Lagi Terpisah

Sementara itu, Kepala Daerah Kerja (Daker) Madinah, Khalilurrahman, juga mengimbau jamaah untuk mewaspadai perubahan cuaca di Madinah dengan menggunakan alat pelindung diri.

“Jamaah diimbau menggunakan payung, kacamata, masker, serta alas kaki yang nyaman. Selain itu, penting untuk rutin minum air, sekitar dua hingga tiga teguk setiap 20–30 menit,” katanya, Kamis (23/4/2026).

Ia juga menyarankan penggunaan tabir surya (sunscreen) dan pelembap bibir guna menjaga kondisi tubuh dari paparan cuaca panas.

Di sisi lain, kebahagiaan turut dirasakan oleh jamaah dari lima kloter pertama yang mendapatkan fasilitas hotel dengan jarak sangat dekat ke Masjid Nabawi. Jarak penginapan ke masjid hanya sekitar 50 meter, memudahkan jamaah—terutama lansia dan penyandang disabilitas—untuk beribadah dan berziarah, termasuk ke Raudhah.

Lebih dari 2.500 jamaah disebut mendapatkan fasilitas hotel yang berdekatan dengan pintu 330 Masjid Nabawi, sehingga akses menuju area ibadah menjadi lebih mudah.

Selain itu, pelayanan haji tahun ini juga mengalami perubahan, salah satunya terkait kartu Nusuk. Jika sebelumnya dibagikan di Arab Saudi, kini kartu tersebut telah diberikan sejak di Tanah Air. Setibanya di hotel, pihak syarikah hanya memberikan sosialisasi terkait penggunaan kartu tersebut.

Dengan berbagai kemudahan dan imbauan yang diberikan, diharapkan jamaah haji Indonesia dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan tetap menjaga kesehatan hingga seluruh rangkaian ibadah selesai.

(Febrina Ratna Iskana)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menunggu dengan Doa: Kisah Ortu 3 Kali Dampingi Anak Jalani UTBK
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Cara Belajar Keuangan untuk Pemula
• 2 jam lalubeautynesia.id
thumb
Kolaborasi Pembangunan Desa di Malut Berdampak Nyata bagi Kesejahteraan Warga
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Laznas BMH Salurkan Rp314 Miliar Zakat ke 1,5 Juta Penerima Sepanjang 2025
• 9 jam lalupantau.com
thumb
Ivan Gunawan Beberkan Alasan di Balik Perubahan Penampilannya, dari Kemayu Kini Tampil Lebih Maskulin
• 5 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.