Penulis: Ricardo Julio
TVRINews, IKN
Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menghadirkan ruang bagi kolaborasi industri konstruksi melalui kegiatan Building and Construction Business Matching yang diselenggarakan bersama Indonesia Construction Architecture Network (ICAN).
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Bersama 3 ini diikuti oleh sekitar 22 perusahaan di bidang konstruksi dan material bangunan. Forum ini menjadi wadah bertemunya sejumlah pelaku usaha dengan kebutuhan pembangunan di kawasan Nusantara, sekaligus membuka ruang bagi penyampaian inovasi dan teknologi konstruksi yang dapat diterapkan secara langsung nantinya.
Dalam sambutannya, Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menegaskan bahwa pembangunan IKN harus dilaksanakan dengan komitmen dan standar kualitas yang tinggi.
“Mari kita saling mendukung, betul-betul kita harus menjiwai untuk bekerja di IKN. Kenapa kita harus bekerja di sini, atas dasar tugas dan hati serta tanggung jawab kita membangun kota ini, jangan main-main, saya ingin kualitas, estetik, dan keberlanjutan lingkungan,” ujar Basuki dalam keterangannya pada Kamis, 23 April 2026.
Ia juga berharap bahwa pembangunan di Nusantara dapat menjadi contoh dalam menghadirkan infrastruktur yang tidak hanya unggul secara fisik, tetapi juga dalam kualitas layanan.
“Saya ingin IKN ini menjadi contoh membangun infrastruktur yang lebih baik, saya berterima kasih atas kehadiran bapak, ibu semuanya. Di sini anda tidak hanya menjual produk berkualitas tinggi tetapi menjual pelayanan yang lebih baik,” lanjutnya.
Dalam kesempatan tersebut, Basuki turut mendorong agar kehadiran para pelaku usaha dan perusahaan yang terlibat dapat memberikan dampak nyata, termasuk dalam membuka peluang kerja bagi masyarakat di kawasan sekitar Nusantara.
Dalam kesempatan terpisah Deputi Sarana Prasarana OIKN, Aswin G. Sukahar menjelaskan, “Jadi teknologi tidak berhenti dari produk kemarin, tetapi anda memiliki tantangan untuk menghadirkan produk yang lebih baik dari kemarin. IKN ini sebenarnya etalase yang luar biasa. Ini Ibu Kota kita bersama yang kita bisa kembangkan dengan layanan yang lebih baik."
Aswin turut menambahkan bahwa pembangunan di IKN tidak hanya mengandalkan produk yang tersedia di pasar, tetapi mendorong pengembangan solusi yang lebih adaptif dan sesuai dengan kebutuhan desain serta standar kualitas kawasan.
Pendekatan ini menunjukkan bahwa pembangunan di kawasan Nusantara tidak hanya berfokus pada penyediaan infrastruktur, tetapi juga pada transformasi cara kerja industri konstruksi, termasuk dalam memastikan kualitas produk, inovasi teknologi, serta layanan yang terbaik.
Editor: Redaktur TVRINews





