Tak Semudah Itu Ferguso! FIFA Tegaskan Tak Ada Rencana Gantikan Iran Meski Diusulkan Utusan Khusus Trump

viva.co.id
14 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Menjelang Piala Dunia 2026, sebuah wacana tak biasa tiba-tiba mencuat dan langsung memicu perdebatan. Iran yang sudah memastikan tiket ke putaran final disebut-sebut bisa digantikan oleh Italia, tim yang justru gagal lolos secara sportif.

Isu ini bukan sekadar rumor liar. Usulan tersebut datang dari utusan khusus Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yakni Paolo Zampolli, yang secara terbuka menyampaikan gagasannya kepada publik.

Baca Juga :
Barcelona Dihantam Kabar Buruk, Lamine Yamal Absen HIngga Akhir Musim
Aksi Balasan atas Blokade AS, Iran Mulai Tangkap Kapal Asing di Selat Hormuz

Dalam wawancara dengan Financial Times, Zampolli mengaku telah menyampaikan langsung ide tersebut kepada Trump dan Presiden FIFA Gianni Infantino.

“Saya menegaskan bahwa saya telah menyarankan kepada Trump dan Infantino agar Italia menggantikan Iran di Piala Dunia,” ujarnya.

Alasan yang disampaikan Zampolli terbilang lebih emosional ketimbang teknis. Ia menyinggung kebanggaan sebagai warga Italia dan rekam jejak tim berjuluk Azzurri.

“Saya orang Italia dan akan menjadi mimpi melihat Azzurri tampil di turnamen yang digelar di AS. Dengan empat gelar juara dunia, mereka layak secara prestasi,” kata dia.

Namun, usulan tersebut langsung berbenturan dengan realitas sepak bola modern. Italia tidak lolos ke Piala Dunia 2026 setelah tersingkir di babak playoff, bahkan ini menjadi kegagalan ketiga secara beruntun setelah absen pada 2018 dan 2022. Di sisi lain, Iran justru sudah memastikan tempat di fase grup dan dijadwalkan menghadapi lawan-lawan seperti Belgia, Mesir, dan Selandia Baru di Amerika Serikat.

FIFA Tegas, Iran Tetap Berlaga

Menanggapi wacana tersebut, FIFA memang tidak memberikan komentar langsung terhadap proposal Zampolli. Namun, pernyataan sebelumnya dari Infantino menjadi penegasan paling jelas.

“Tim Iran pasti akan datang,” ujar Infantino.

Pernyataan itu sekaligus meredam spekulasi bahwa badan sepak bola dunia akan mengambil langkah ekstrem dengan mengganti peserta yang sudah lolos secara sah.

Secara regulasi, FIFA memang memiliki kewenangan untuk mengganti tim peserta jika terjadi kondisi tertentu, seperti pengunduran diri atau diskualifikasi. Namun, keputusan seperti itu tidak bisa diambil hanya berdasarkan pertimbangan non-teknis, apalagi usulan politis.

Infantino sendiri menegaskan pentingnya menjaga batas antara olahraga dan politik.

Baca Juga :
Menteri Angkatan Laut Dipecat Gara-gara Bikin Frustasi Dewa Perang AS
Butuh Waktu Enam Bulan Bersihkan Selat Hormuz dari Ranjau Iran
Panas! Iran Sita Kapal di Selat Hormuz Saat Trump Batalkan Serangan, Harga Minyak Melejit

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jadwal MotoGP Spanyol 2026, Jumat 24 April: Dibuka Sesi Latihan Bebas jadi Kesempatan Aprilia Lanjutkan Dominasi
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
Lotte Mart Kantongi Sertifikat Halal, Kepala BPJPH Haikal Hasan Acungi Jempol
• 1 jam lalubisnis.com
thumb
Catat! Produk Makanan hingga Kosmetik Wajib Bersertifikat Halal pada Oktober 2026
• 9 jam laluokezone.com
thumb
Ombudsman RI Perketat Pengawasan Transisi Haji 2026 demi Jamin Layanan Jamaah Tetap Optimal
• 14 jam lalupantau.com
thumb
Todung Mulya Lubis Jadi Kuasa Hukum Saiful Mujani di Kasus Dugaan Makar
• 14 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.