Israel Dakwa 2 Prajurit AU Atas Tuduhan Jadi Mata-mata Iran

detik.com
15 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Israel mendakwa dua personel angkatan udara atas dugaan bekerja untuk intelijen Iran. Keduanya menghadapi dakwaan serius atas tuduhan tersebut.

Dalam laporan surat kabar Haaretz seperti dilansir Aljazeera, Jumat (24/4) militer Israel, bersama dengan dinas intelijen internal Israel, Shin Bet, dan kepolisian, menyatakan bahwa kedua teknisi tersebut menghadapi tuntutan pelanggaran keamanan yang serius. Mereka dituduh membantu musuh dan mengirimkan informasi sensitif.

Salah satu prajurit didakwa melakukan kontak langsung dengan agen asing. Sementara itu, satu prajurit lainnya dituduh membantu terjadinya kontak tersebut.

Baca juga: Trump Bilang Iran Terpecah Jadi 2 Kubu: Mereka Tak Tahu Siapa Pemimpinnya

Pihak berwenang mengatakan bahwa keduanya memutus hubungan dengan pengendali asal Iran setelah menolak melakukan tugas-tugas terkait persenjataan.

Namun, pejabat menuduh mereka mencoba membangun kembali kontak tersebut setelah komunikasi diputus oleh pihak Iran.

"Salah satu prajurit menyerahkan materi pelatihan militer terkait sistem jet tempur kepada agen Iran, bersama dengan rekaman instalasi dan area di sebuah pangkalan militer," kata Kementerian Pertahanan Israel dilansir Aljazeera.




(wnv/wnv)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jakarta Akan Padamkan Listrik 1 Jam pada 25 April 2026, Peringati Hari Bumi
• 23 jam lalukompas.com
thumb
Menteri PKP Sebut 80 Persen Anggarannya Tahun Ini Dipakai untuk Bedah 400 Ribu RLTH
• 10 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Liburan Mewah Tanpa Beban, Menginap di Hotel Bintang 4 dan 5 Mulai Rp300.000
• 22 jam laluidxchannel.com
thumb
Microsoft Gelontorkan Investasi Rp17,9 Miliar Dolar AS untuk Infrastruktur AI di Australia dalam Tiga Tahun
• 16 jam lalupantau.com
thumb
Penampakan Pedagang Daging Usai Pemerintah Kerek Harga Acuan Sapi
• 21 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.