Kadin Dorong Kerja Sama Agrikultur dengan Chile Diperkuat

viva.co.id
10 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, VIVA – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mendorong penguatan kerja sama ekonomi dengan Republik Chile, khususnya di sektor agrikultur. Hal tersebut seiring upaya memperluas kemitraan perdagangan dan investasi yang saling menguntungkan kedua negara.

Hal itu disampaikan Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie saat menerima audiensi Duta Besar Republik Chile untuk Indonesia Mario Ignacio Artaza Loyola di Jakarta, Kamis. Pertemuan keduannya guna membahas berbagai peluang kerja sama strategis di sektor agrikultur.

Baca Juga :
BNI Rehabilitasi 50 Hektare Mangrove di Banyuwangi, Berikan Dampak Ekonomi ke 5.000 Warga Pesisir
Harga Barang Makin Mahal, Negara Tetangga RI Turunkan Ribuan Truk Sembako Murah

Anindya menilai Republik Chile sebagai mitra penting bagi Indonesia, terutama karena pengalamannya sebagai anggota Organization for Economic Cooperation and Development (OECD) yang dapat menjadi referensi dalam mendorong peningkatan investasi.

“Chile ini menarik sekali karena Republik Chile itu telah masuk OECD. Artinya, manfaatnya tentu investasi, di sana OECD banyak negara-negara yang mempercayakan standar investasi yang lebih tinggi dan ini kita bisa mendapatkan investasi lebih yang kita butuhkan, yang artinya untuk lapangan kerja dan lain-lain,” ujar Anin, sapaan akrabnya, dikutip dari keterangannya, Jumat, 24 April 2026.

Dalam kesempatan itu, Anin menekankan bahwa kedua negara telah memiliki landasan kerja sama yang kuat melalui keanggotaan di Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) serta perjanjian dagang Indonesia-Chile Comprehensive Economic Partnership Agreement (IC-CEPA) yang perlu terus dioptimalkan. Fokus kerja sama agrikultur menjadi salah satu perhatian utama, terutama terkait potensi impor ternak hidup dari Chile guna mendukung kebutuhan dalam negeri.

“Kita mempunyai Comprehensive Economic Partnership Agreement dari 2017 yang kita ingin tingkatkan. Kita banyak ekspor komponen otomotif, lalu juga alas kaki, tapi juga kita mendapatkan banyak produk-produk agrikultur, termasuk lagi berupaya untuk sapi, untuk bisa live cattle (ternak hidup), untuk bisa membantu susu dan juga protein untuk Makan Bergizi Gratis,” terang Anin.

Sementara itu, Dubes Republik Chile untuk Indonesia Mario Ignacio Artaza Loyola menyampaikan optimisme terhadap peningkatan hubungan ekonomi kedua negara, baik dari sisi perdagangan maupun investasi. “Kami ingin memperkuat kerja sama yang sudah ada dan mendorong perdagangan yang lebih aktif ke depan,” ujarnya.

Baca Juga :
Ekonomi Kuartal I Diprediksi Capai 5,5 Persen, Airlangga: Kita Harus Sampaikan Hasil Positif
Relaunching Program AMANAH, Menteri Ekraf: Ekonomi Kreatif Aceh Bagian dari Asta Cita Nasional
Soal PPN Jalan Tol, Purbaya Jamin Tak Ada Pajak Baru Sebelum Ekonomi Membaik Signifikan

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Video: Gencatan Senjata Israel-Lebanon Diperpanjang 3 Minggu
• 10 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Harga Emas Galeri 24, UBS, Antam dan Antam Retro Hari Ini Ambruk Lagi
• 11 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
OJK Minta Multifinance Manfaatkan Krisis BBM untuk Genjot Pembiayaan EV
• 3 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Mensos Apresiasi Buku Saku 0 Persen: Bisa Jadi Pedoman
• 18 jam lalutvrinews.com
thumb
BRI Super League: Masih Muda, Arkham Fikri Tak Ciut Nyali Hadapi Persib di Bandung
• 8 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.