Batal Akuisisi SPRE, Saiko Bidik HBS Food (NAYZ)

idxchannel.com
13 jam lalu
Cover Berita

Saiko Consultancy Pte Ltd membidik kepemilikan saham mayoritas PT Hassana Boga Sejahtera Tbk atau HBS Food (NAYZ).

Saiko Consultancy Pte Ltd membidik kepemilikan saham mayoritas PT Hassana Boga Sejahtera Tbk atau HBS Food (NAYZ). (Foto: Ist)

IDXChannel - Saiko Consultancy Pte Ltd membidik kepemilikan saham mayoritas PT Hassana Boga Sejahtera Tbk atau HBS Food (NAYZ). Keputusan tersebut dilakukan usai batalnya akuisisi atas saham PT Soraya Berjaya Indonesia Tbk (SPRE).

Direktur Saiko Consultancy, Mark Leong Kei Wei menyatakan, perusahaannya tengah menggelar negosiasi dengan pengendali HBS Food, PT Asia Intrainvesta untuk mengakuisisi sebanyak-banyaknya 1,05 miliar saham, setara dengan 41,18 persen saham NAYZ.

Baca Juga:
Saiko Consultancy Bakal Caplok 27,83 Persen Saham Soraya Berjaya (SPRE) 

PT Asia Intrainvesta saat ini tercatat memiliki 1,58 miliar saham atau 62 persen saham NAYZ. Jika proses negosiasi berjalan lancar, Saiko akan menjadi pemegang saham terbesar, sedangkan porsi pemilik lama akan berkurang menjadi 20,8 persen.

"Tujuan dilaksanakannya rencana pengambilalihan ini adalah untuk menunjang strategi pengembangan usaha serta memperluas kegiatan bisnis dari pembeli sebagai bagian dari rencana ekspansi korporasi," kata Leong dalam surat kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (24/4/2026).

Baca Juga:
Saiko Consultancy Batal Akuisisi Saham Soraya Berjaya (SPRE)

Saiko Consultancy berdomisili di Singapura, tepatnya di Wcega Tower. Perusahaan tersebut menjalankan aktivitas holding lainnya.

Leong mengatakan, proses negosiasi masih berlangsung. Sejumlah hal yang menjadi isu yakni nilai transaksi dan jadwal penyelesaian rencana akuisisi. Setelah selesai, Saiko akan menjadi pengendali baru NAYZ.

HBS Food diketahui merupakan produsen makanan bayi seperti bubur, sereal, dan MPASI. Sepanjang tahun lalu, perseroan mencatat pendapatan sebesar Rp24 miliar.

Saiko sebelumnya membatalkan rencana pengambilalihan 27,83 persen saham PT Soraya Berjaya Indonesia Tbk (SPRE). Pemilik lama, Rizet Ramazi memutuskan untuk tetap mempertahankan kepemilikan sahamnya di emiten penyedia furnitur kamar tidur tersebut.

Hingga pukul 09.45 WIB, harga saham NAYZ bergerak menguat 4,88 persen ke level Rp86. Pelaku pasar merespons positif namun tetap berhati-hati mengingat Saiko pernah membatalkan rencana akuisisi sebelumnya terhadap SPRE.

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Generasi Muda Hadapi Tekanan Global, Pendekatan Kesejahteraan Holistik Dinilai Kian Penting
• 1 jam lalutvrinews.com
thumb
APBN RI Dinilai Solid, Purbaya Sebut Investor hingga IMF Kagum
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Semua HP di Eropa Wajib Pakai Baterai yang Mudah Dilepas-pasang Mulai 2027
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Lee Chae Min gugup saat berperan di Bon Appetit Your Majesty
• 17 jam laluantaranews.com
thumb
Menhaj: Layanan Mecca Route kian memudahkan jamaah haji Indonesia
• 10 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.