HARIAN FAJAR, JEREZ – Optimisme besar datang untuk pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, jelang seri Eropa Moto3 2026. Mantan juara dunia 250cc 2009, Hiroshi Aoyama, meyakini Veda memiliki kapasitas untuk bersaing di Moto3 Spanyol yang akan digelar di Sirkuit Jerez akhir pekan ini.
Aoyama yang kini menjabat sebagai manajer tim Honda menilai seri di Spanyol akan menjadi tantangan besar sekaligus peluang bagi para pembalap muda untuk menunjukkan kualitasnya di lintasan klasik penuh sejarah.
“Sekarang kami menuju Jerez untuk Grand Prix Spanyol, yang merupakan sirkuit yang sangat tradisional dengan banyak sejarah dalam kejuaraan ini,” kata Aoyama dalam rilis resmi, Jumat (24/4/2026).
Ia mengungkapkan bahwa tim telah memanfaatkan jeda tiga pekan setelah seri Amerika Serikat dengan maksimal. Fokus utama adalah evaluasi performa dan peningkatan strategi balap.
“Selama tiga minggu terakhir ini, kami memiliki periode produktif di mana para pembalap dapat berlatih, mengatur ulang strategi, dan mengerjakan banyak aspek,” ujarnya.
Menurut Aoyama, hasil dari periode tersebut mulai terlihat dan menjadi modal penting menghadapi seri berikutnya.
“Saya percaya kami telah membuat kemajuan yang baik selama waktu ini, dan sekarang penting untuk membawa hal itu ke akhir pekan balapan,” katanya penuh keyakinan.
Tantangan Berat di Sirkuit JerezSirkuit Jerez dikenal sebagai salah satu trek paling teknis di kalender MotoGP. Karakter lintasan yang menuntut presisi tinggi membuat persaingan di kelas Moto3 semakin ketat.
“Jerez adalah trek yang dikenal baik oleh semua orang, tetapi itu juga membuatnya sangat kompetitif. Waktu putaran selalu sangat dekat, dan perbedaan kecil dapat mengubah banyak posisi,” jelas Aoyama.
Ia menekankan pentingnya fokus dan eksekusi sempurna bagi Veda Ega Pratama serta rekan setimnya, Zen Mitami.
“Ini adalah sirkuit teknis dengan banyak titik untuk menyalip dan tata letak yang membutuhkan presisi. Saya berharap kedua pembalap dapat merasa nyaman sejak hari pertama.”
“Saya optimistis dan berharap dapat melihat mereka kembali ke lintasan dan tampil sebaik mungkin,” tambahnya.
Momentum Kebangkitan VedaMoto3 Spanyol 2026 menjadi momen penting bagi Veda untuk bangkit setelah hasil kurang maksimal di seri Amerika Serikat. Dalam balapan tersebut, ia gagal finis akibat insiden terjatuh.
Padahal sebelumnya, Veda tampil menjanjikan pada dua seri pembuka di Thailand dan Brasil. Performa tersebut menunjukkan bahwa ia memiliki potensi besar untuk bersaing di level dunia.
Kini, memasuki seri Eropa yang dimulai dari Spanyol, Veda diharapkan mampu kembali ke performa terbaiknya sekaligus membuktikan konsistensinya di tengah persaingan ketat Moto3.
Balapan di Jerez tidak hanya menjadi ajang pembuktian, tetapi juga langkah penting dalam perjalanan karier Veda menuju level yang lebih tinggi di dunia balap motor internasional. (*)
Jadwal Moto3, Moto2, MotoGP Spanyol 2026
Jumat (24/04/2026)
Free Practice FP1 Moto3
- pukul 14.00-14.45 WIB
Free Practice FP1 Moto2
- pukul 14.50-15.30 WIB
Free Practice FP1 MotoGP
- pukul 15.45-16.30
Practice Moto3
- pukul 18.15-18.50 WIB
Practice Moto2
- pukul 19.05-19.45 WIB
Practice MotoGP
- pukul 20.00-21.00 WIB
Sabtu (25/03/2026)
Free Practice FP2 Moto3
- pukul 13.40-14.10 WIB
Free Practice FP2 Moto2
- pukul 14.25-14.55 WIB
Free Practice FP2 MotoGP
- pukul 15.10-15.40 WIB
Qualifying Q1 MotoGP
- pukul 15.50-16.05 WIB
Qualifying Q2 MotoGP
- pukul 16.15-16.30 WIB
Qualifying Q1 Moto3
- pukul 17.45-18.00 WIB
Qualifying Q2 Moto3
- pukul 18.10-18.25 WIB
Qualifying Q1 Moto2
- pukul 18.40-18.55 WIB
Qualifying Q2 Moto2
- pukul 19.05-19.20 WIB
Sprint Race MotoGP (12 laps)
- pukul 20.00 WIB
Minggu (22/03/2026)
Race Moto3 (19 laps)
- pukul 16.00 WIB
Race Moto2 (21 laps)
- pukul 17.15 WIB
Race MotoGP (25 laps)
- pukul 19.00 WIB





