Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah memindahkan sebanyak 263 warga binaan high risk ke Nusakambangan. Direktur Jenderal Pemasyarakatan Mashudi mengatakan, total warga binaan high risk di Nusakambangan sebanyak 2.554 orang.
Ratusan warga binaan yang dipindahkan ke Nusakambangan itu berasal dari Sumatera Utara sebanyak 44 orang, Riau sebanyak 103 orang. Sedangkan dari Jambi dipindahkan 42 warga binaan high risk, Sumatera Selatan 11 orang, 18 orang dari Lampung dan DKI Jakarta 45 orang.
Advertisement
"263 warga binaan high risk tersebut telah diterima oleh sejulmlah lapas di Nusakambangan. Pemindahan dan penerimaan di masing-masing lapas dilakukan sesuai dengan SOP yang berlaku," kata Mashudi, Jumat (24/4/2026).
Selama di Nusakambangan, warga binaan ini akan mendapatkan pengamanan dan pembinaan dengan tingkat maksimum dan super maksimum. Meski demikian, Mashudi memastikan pemindahan ini bukan hanya tindakan represif, tetapi langkah rehabilitatif sekaligus preventif.
"Agar lapas dan rutan seoptimal mungkin terlindungi dari penyebaran perilaku melanggar, salah satunya konsen kami adalah memberantas pelanggaran terkait penyalahgunaan dan peredaran narkoba,” jelasnya.




