Inggris Gelontorkan Rp11,6 Triliun ke Prancis untuk Tekan Imigran Ilegal di Selat Inggris

pantau.com
5 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Inggris dan Prancis menandatangani kesepakatan tiga tahun senilai 500 juta pound sterling atau sekitar Rp11,6 triliun untuk menekan arus migrasi ilegal di Selat Inggris.

Kesepakatan Strategis Tekan Migrasi Ilegal

Kesepakatan ini dilakukan antara pemerintah Inggris dan Prancis untuk memperkuat upaya pencegahan migran ilegal yang menyeberang ke wilayah Inggris melalui Prancis utara.

Kementerian Dalam Negeri Inggris menyatakan bahwa dana tersebut akan digunakan untuk memperkuat operasi keamanan dengan peningkatan sumber daya manusia, teknologi, dan intelijen.

“Inggris dan Prancis hari ini menandatangani kesepakatan untuk memperkuat operasi dalam memerangi migrasi ilegal di Prancis utara guna mencegah penyeberangan ke Inggris dengan peningkatan signifikan sumber daya manusia, teknologi, dan intelijen," demikian pernyataan kementerian.

“Dalam kemitraan baru ini, 500 juta pound akan diinvestasikan untuk memperkuat sistem pengawasan di Prancis utara,” lanjut pernyataan tersebut.

Kesepakatan ini tercapai setelah sebelumnya kedua negara gagal mencapai perjanjian baru pada Maret 2026 dan hanya memperpanjang kesepakatan lama selama dua bulan.

Peningkatan Pengawasan dan Infrastruktur Keamanan

Dana yang diberikan Inggris akan digunakan untuk meningkatkan jumlah polisi patroli di pantai Prancis dari sekitar 900 personel menjadi hampir 1.400 personel pada 2029.

Selain itu, Prancis akan mengerahkan Operational Support Group dengan dukungan drone, helikopter, serta peralatan canggih untuk mengawasi pergerakan migran ilegal.

Pusat penahanan sementara bagi migran yang akan dideportasi juga direncanakan dibangun di Dunkirk sebagai bagian dari kebijakan ini.

Inggris bahkan menyiapkan tambahan dana sebesar 161 juta pound jika program tersebut dinilai berhasil menekan angka migrasi ilegal.

Sepanjang 2025, lebih dari 41.000 migran ilegal tercatat tiba di Inggris melalui jalur laut, menjadikannya angka tertinggi kedua setelah rekor tahun 2022.

Pemerintah Inggris saat ini juga menanggung biaya besar hingga jutaan pound per hari untuk menampung para pencari suaka di hotel.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Program Bedah Rumah 15 Ribu Unit Kawasan Perbatasan Gunakan APBN, Sebegini Anggarannya
• 11 jam lalujpnn.com
thumb
Memimpin Tanpa Melukai: Menakar Integritas di Balik Jejak Etika
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Ahli Ingatkan Ancaman Panas Ekstrem di RI, Dorong Pemerintah buat HAP
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Remaja Palestina 15 Tahun Meninggal Ditembak Pasukan Israel di Nablus, Tepi Barat
• 22 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Anggota Komisi IX DPR RI Sampaikan Perlu Pengawasan Cegah Penyalahgunaan Ikan Sapu Sapu di Jajanan
• 12 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.