Chow Yun Fat Jual Apartemen Lamanya, Raup Untung Besar Belasan Miliar

tabloidbintang.com
6 jam lalu
Cover Berita

TABLOIDBINTANG.COM - Legenda sinema Hong Kong Chow Yun Fat dilaporkan menjual unit kondominiumnya dengan harga 7,5 juta dolar Hong Kong atau Rp16,6 miliar, berdasarkan catatan resmi dari Hong Kong Land Registry.

Unit tiga kamar tidur yang berlokasi di Corona Tower itu awalnya dibeli pada 1995 dengan harga 3,9 juta dolar AS atau Rp8,6 miliar. Penjualan terbaru ini menjadi transaksi hunian pertama Chow yang tercatat secara resmi dalam hampir 16 tahun terakhir.

Dari transaksi tersebut, aktor berusia 70 tahun itu meraup keuntungan sekitar 3,58 juta dolar Hong Kong atau Rp7,9 miliar, atau kenaikan nilai sebesar 91 persen selama masa kepemilikan sekitar 31 tahun.

Menurut laporan Dimsum Daily, unit mewah dengan luas sekitar 50 meter persegi itu sempat dipasarkan pada 2024 dengan harga 8,99 juta dolar Hong Kong. Namun, properti tersebut akhirnya terjual pada Februari dengan harga sekitar 13.863 dolar Hong Kong per kaki persegi.

Meski melepas salah satu asetnya, Chow disebut masih memiliki portofolio properti yang sangat besar dengan nilai mencapai lebih dari 1 miliar dolar Hong Kong atau Rp2,2 triliun.

Saat ini, ia diketahui tinggal bersama istrinya asal Singapura, Jasmine Tan, yang dinikahinya sejak 1987, di sebuah mansion mewah seluas 285 meter persegi di kawasan Cumberland Road.

Laporan dari media Hong Kong HK01 menyebutkan bahwa kediaman utamanya tersebut dibeli pada era 1990-an seharga sekitar 14,7 juta dolar Hong Kong sebagai investasi, dan nilainya sempat melonjak hingga diperkirakan mencapai 200 juta dolar AS.

Sebelum penjualan terbaru ini, Chow juga dilaporkan memiliki delapan properti serta sebidang tanah di berbagai lokasi strategis di Hong Kong, termasuk The Peak, Kowloon, hingga Sai Kung.

Salah satu aset prestisiusnya adalah vila tiga kamar tidur seluas 236 meter persegi di kawasan elit The Peak, yang dibelinya pada 2010 seharga 128 juta dolar Hong Kong—bahkan sempat mencetak rekor harga per kaki persegi tertinggi saat itu.

Properti tersebut belum pernah ditempati maupun disewakan. Chow sempat memasarkannya pada 2022 dengan harga 220 dolar Hong Kong, namun respons pasar kurang memuaskan. Harga kemudian diturunkan menjadi 195 dolar Hong Kong pada 2024, dan hingga kini belum tercatat adanya transaksi penjualan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rutin Kontrol Bedah Vaskular, Vandannisa Rasakan JKN Permudah Akses Pengobatan
• 1 jam laluokezone.com
thumb
Duel Pelatih Persib Vs Arema di BRI Super League: Bojan Hodak Tak Pernah Rasakan Kekalahan
• 13 jam lalubola.com
thumb
Kemenbud terus genjot revitalisasi keraton untuk pemajuan budaya
• 50 menit laluantaranews.com
thumb
IHSG Anjlok 3,38 Persen Imbas Sentimen Global dan Risiko Fiskal RI
• 3 jam lalukompas.id
thumb
Real Madrid Diam-Diam Menggoda dan Ogah Mundur, Arsenal Akhirnya Minta Rp2,2 Triliun untuk Bek Andalannya
• 22 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.