Dari BUMN atau BLU, Wamen ESDM Ungkap 2 Opsi Impor Minyak dari Rusia

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung memastikan, Rusia bakal memasok minyak ke Indonesia hingga 150 juta barel, sebagaimana hasil kesepakatan antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Vladimir Putin saat kunjungan ke Rusia sebelumnya.

Dia mengatakan bahwa impor pasokan minyak itu akan bantu memenuhi kebutuhan energi nasional hingga akhir tahun 2026

Baca Juga :
Banyak Tokoh Penting! Prabowo Disebut Akan Hadir di Nikahan El Rumi-Syifa Hadju
Kapolres Muba Minta Masyarakat Setop Ilegal Drilling dan Ilegal Refinery: Rusak Lingkungan Hidup

"Sudah disepakati, total yang akan kita impor dari Rusia itu sekitar 150 juta barel untuk mencukupi kebutuhan kita sampai dengan akhir tahun," kaya Yuliot di Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat, 24 April 2026.

Kilang minyak Rusia di Usinsk
Photo :
  • AP Photo/Dmitry Lovetsky

"Jadi, itu kan baru komitmen pembahasan waktu kunjungan Presiden dan juga Pak Menteri ke Rusia," ujarnya.

Mengenai skema volume pengirimannya, Yuliot menyampaikan bahwa pasokan minyak itu akan dikirim secara bertahap.

"Skemanya itu tidak bisa sekaligus, karena kalau sekaligus itu kita memerlukan oil storage di dalam negeri. Maka impor itu akan dilakukan secara bertahap," kata Yuliot.

Perihal waktu pengirimannya, Dia mengatakan bahwa saat ini pemerintah masih menyusun regulasi maupun jalurnya. Dimana, terdapat 2 opsi yakni antara melalui BUMN atau dengan menggunakan mekanisme Badan Layanan Umum (BLU).

"Jadi dua opsi ini lagi kita bahas dan siapkan payung regulasinya di Kementerian/Lembaga," ujar Yuliot.

"Karena kalau BUMN itu kan juga ada konsekuensinya, dan juga kalau BLU itu apa kemudahan yang termasuk pembiayaan," ujar Yuliot.

"Kemudian juga dengan badan usaha itu termasuk bagaimana pada saat impor, jalur mana yang akan digunakan," ujarnya.

Baca Juga :
Indonesia Impor 150 Juta Barel Minyak dari Rusia, Dapat Harga Khusus
Harga Kemasan Plastik Naik, Minyak Goreng Terancam Makin Mahal
Bantah Bikin Kaya Moskow, Ini Alasan AS Perpanjang Izin Negara Sekutu Beli Minyak Rusia

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ruam Popok Masih Jadi PR Ibu, Ini Langkah Perawatan yang Tepat
• 22 jam laluherstory.co.id
thumb
HUT Kabupaten Empat Lawang, CSR Bank Sumsel Babel Hadirkan Fasilitas Publik dan Infrastruktur
• 6 jam lalukompas.tv
thumb
Aksi Donor Darah Serentak Yayasan Del Kumpulkan Ratusan Kantong untuk Penuhi Stok Nasional
• 1 jam lalupantau.com
thumb
AS Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas, Klaim Iran dalam Posisi Lemah | SAPA MALAM
• 21 jam lalukompas.tv
thumb
Pemprov DKI Jadwalkan Pemadaman Lampu Serentak demi Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca
• 9 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.