Kepala Bidang Pengumpulan Baznas (Bazis) Provinsi DKI Jakarta, Ahmad Sholih, menyampaikan program ini merupakan langkah nyata menghadirkan ruang pemberdayaan yang inklusif.
Menurut dia, sektor transportasi publik Jakarta yang terus berkembang memerlukan sumber daya manusia yang tidak hanya andal di balik kemudi, tetapi juga memiliki integritas tinggi.
“Ini adalah investasi sosial jangka panjang untuk meningkatkan kualitas SDM di Jakarta,” ujar Sholih dikutip dari laman Metrotvnews.com, Jumat, 24 April 2026.
Kandidat terpilih nantinya masuk ke dalam layanan Mikrotrans yang merupakan bagian dari integrasi JakLingko. Oleh karena itu, proses seleksi dilakukan secara ketat dan menyeluruh.
Pelamar tidak hanya dinilai dari kemampuan teknis mengemudi, tetapi juga harus melewati fase pembekalan, pembinaan karakter, hingga pelatihan kedisiplinan agar mampu memberikan pelayanan prima kepada penumpang.
Program ini terbuka luas bagi warga Jakarta yang ingin meningkatkan taraf hidup dan kemampuan. Berikut rincian persyaratan yang wajib diperhatikan oleh para calon pelamar:
Baca Juga :
Sampai Kapan Rekrutmen Manajer Kopdes Merah Putih Dibuka? Catat Tanggalnya, Jangan Kelewatan!- Terbuka bagi pria maupun wanita dengan rentang usia 22 hingga 45 tahun
- Wajib memiliki KTP DKI Jakarta
- Minimal lulusan SMA atau sederajat
- Wajib memiliki SIM A aktif (atau tingkat di atasnya)
- Memiliki pengalaman mengemudi kendaraan transmisi manual minimal satu tahun
- Berkomitmen mengikuti seluruh rangkaian pembinaan dan proses seleksi yang telah ditetapkan oleh panitia tanpa terkecuali.
Seluruh proses pendaftaran hingga pelatihan ini bersifat gratis atau tidak dipungut biaya. Hal ini dilakukan untuk memastikan kesempatan emas ini dapat dijangkau oleh seluruh masyarakat tanpa hambatan finansial.
Melalui program kolaborasi ini, diharapkan layanan Mikrotrans di Jakarta semakin profesional, modern, dan memberikan dampak ekonomi langsung bagi warga yang bergabung di dalamnya. Segera persiapkan dokumen yang dibutuhkan dan jadi bagian dari transformasi transportasi ibu kota. (Talitha Islamey)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)





