Intip Cara Great Eastern Life Jaga Rasio Klaim Kesehatan

bisnis.com
1 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — PT Great Eastern Life Indonesia membeberkan beberapa strategi yang dilakukan dalam menjaga rasio klaim asuransi kesehatan pada awal 2026.

Marketing Director Great Eastern Life Indonesia Roy Hendrata menyebutkan perusahaan memperkuat pendekatan proactive claim management, salah satunya melalui program end-to-end wellness.

Dia menuturkan bahwa wellness tidak hanya sebagai layanan tambahan, tetapi juga sebagai bagian dari strategi pengelolaan kesehatan yang membantu nasabah perusahaan membangun budaya hidup sehat di lingkungan kerja.

“Pendekatan tersebut dijalankan melalui berbagai inisiatif pencegahan, seperti medical check-up, skrining kesehatan secara berkala, serta edukasi terkait profil risiko karyawan,” bebernya kepada Bisnis, dikutip pada Jumat (24/2/2026).

Sebab itu, fokusnya bukan hanya pada pembiayaan klaim, tetapi juga pada upaya pencegahan, pengelolaan risiko kesehatan peserta, serta peningkatan kualitas hidup dan produktivitas karyawan.

Selain melakukan hal tersebut, Roy mengatakan Great Eastern Life Indonesia juga mendorong pemanfaatan layanan telemedicine sebagai salah satu alternatif untuk membantu mengelola klaim rawat jalan secara lebih efisien, terutama untuk kondisi yang tidak selalu memerlukan kunjungan langsung ke fasilitas kesehatan.

Baca Juga

  • Great Eastern Life Catat Klaim Asuransi Kesehatan Tumbuh 9,1% pada 2025
  • Great Eastern (GEGI) Catat Pertumbuhan Premi 14% Kuartal I/2026, jadi Rp316 Miliar
  • Great Eastern Soal Kabar Akuisisi oleh OCBC, Tegaskan Penyesuaian Struktur Konglomerasi

“Pendekatan ini mendukung akses layanan kesehatan yang lebih praktis sekaligus membantu pengelolaan biaya kesehatan secara lebih terukur,” sebutnya.

Roy menekankan langkah itu sejalan dengan arah penguatan tata kelola produk asuransi kesehatan sebagaimana diatur dalam POJK 36/2025 tentang Penguatan Ekosistem Asuransi Kesehatan, yang baru saja diundangkan pada Desember 2025.

Meski demikian, dia pun mengungkapkan bahwa tantangan dalam memasarkan produk asuransi kesehatan saat ini adalah berkenaan dengan meningkatnya biaya kesehatan, inflasi medis, serta kebutuhan untuk menjaga agar manfaat yang diberikan tetap relevan, kompetitif, dan berkelanjutan.

“Karena itu, pengelolaan produk kesehatan perlu dilakukan secara lebih strategis, dengan menyeimbangkan aspek perlindungan, utilisasi layanan, dan keberlanjutan portofolio,” tegasnya.

Oleh karena itu pula, Great Eastern Life Indonesia mendukung penerapan POJK 36/2025 untuk memperkuat tata kelola dan keberlanjutan bisnis asuransi kesehatan di Indonesia.

Dalam implementasinya, Roy menyebut perusahaan melakukan penyesuaian serta koordinasi dengan mitra layanan kesehatan agar sejalan dengan ketentuan yang berlaku.

“Langkah yang telah dilakukan antara lain koordinasi dengan rumah sakit rekanan terkait pelaksanaan

Coordination of Benefit [CoB] dengan BPJS Kesehatan, serta kerja sama dengan pihak ketiga yang dapat menyediakan layanan Dewan Penasihat Medis atau Medical Advisory Board [MAB],” jelasnya.

Sebagai informasi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat rasio klaim lini usaha asuransi kesehatan makin terkendali. Klaim asuransi kesehatan pada Januari 2026 tercatat pada level 40,85% untuk asuransi jiwa dan 17,75% pada asuransi umum.

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono menyebut besaran klaim asuransi kesehatan ini berada pada level yang terkendali. Meski demikian dia mengakui bahwa inflasi medis masih menjadi salah satu tantangan utama bagi bisnis asuransi kesehatan. 

“Di samping tingginya utilisasi layanan kesehatan serta kebutuhan penguatan manajemen risiko dan pengendalian klaim,” katanya dalam lembar jawaban RDK OJK Februari 2026, dikutip pada Jumat (17/3/2026).


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hebat! RI Masuk 2 Besar Negara Tahan Guncangan Energi Global Versi JP Morgan
• 36 menit lalumedcom.id
thumb
Intel Lampaui Ekspektasi pada Kuartal I-2026, Saham Melonjak 19 Persen
• 8 jam laluidxchannel.com
thumb
Lengkap! Selat Hormuz Kembali Memanas, Negosiasi Iran-AS Terancam Gagal? | KOMPAS SIANG
• 6 jam lalukompas.tv
thumb
Tips Diet Ala Orang Korea
• 13 jam lalubeautynesia.id
thumb
Jadwal Super League Hari Ini, Jumat 24 April 2026: Persib Hadapi Arema FC di GBLA Malam Ini
• 11 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.