Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Jakarta
Pelatih Timnas U-17 Indonesia Kurniawan Dwi Yulianto mengakui kondisi mental pemain sempat terganggu usai gagal melangkah ke semifinal Piala ASEAN U-17 2026.
Skuad Garuda Asia yang tergabung dalam grup A bersama Timor Leste, Malaysia, dan Vietnam harus angkat kaki lebih cepat, karena hanya mampu mengumpulkan empat poin dalam tiga laga tersebut.
Hasil tersebut menjadi catatan tersendiri bagi tim, mengingat ini merupakan kali pertama Indonesia tidak mampu menembus empat besar di ajang tersebut.
Menurut Kurniawan, kekalahan itu berdampak cukup besar terhadap psikologis pemain. Ia menyebut para pemain sempat merasa terpukul dan kehilangan kepercayaan diri.
“Begitu kalah mereka sangat down. Tapi waktu terus berjalan dan kita akan menghadapi event penting yaitu Piala Asia U-17 2026,” ujar Kurniawan kepada wartawan termasuk tvrinews.com di Lapangan A, Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat, 24 April 2026.
Untuk memulihkan kondisi tim, staf pelatih bersama tim pendukung, termasuk psikolog, bekerja intensif selama masa jeda untuk mengembalikan mental para pemain. Upaya ini dinilai penting agar tim bisa kembali fokus menghadapi turnamen berikutnya.
Dari sisi persiapan teknis, Kurniawan mengatakan tim kini mulai mengasah aspek taktik, khususnya dalam membaca dan merespons berbagai gaya permainan lawan di Piala Asia nanti.
“Kita mencoba melakukan team tactical karena setiap lawan punya game plan yang berbeda. Jadi kita siapkan counter tactical dan menentukan pemain yang sesuai dengan kebutuhan strategi,” ucap Kurniawan.
Selain itu, ia juga mengungkap sejumlah evaluasi utama dari penampilan tim di Piala ASEAN U-17. Salah satunya adalah penyelesaian akhir yang dinilai belum maksimal.
“Di pertandingan pertama dan kedua, kita punya banyak peluang, tapi tidak menjadi gol. Itu jadi catatan penting,” kata Kurniawan.
Kurniawan juga menyoroti aspek fighting spirit yang perlu ditingkatkan, terutama saat tim berada dalam kondisi tertinggal.
“Ketika game plan tidak berjalan, seperti saat melawan Malaysia dan kita tertinggal, pemain cenderung terburu-buru. Padahal saat lawan bermain low-block, kita harus lebih sabar mencari celah,” tutur Kurniawan.
Ia berharap evaluasi ini dapat menjadi bekal bagi tim untuk tampil lebih baik dan kompetitif di Piala Asia U-17 2026 mendatang.
Indonesia akan tampil di Piala Asia U-17 yang dihelat di Arab Saudi, pada 5-22 Mei 2026 mendatang. Mierza Firjatullah dan kawan-kawan akan tergabung dalam grup B Jepang, Tiongkok, dan Qatar.
Editor: Redaktur TVRINews





