DEPOK, KOMPAS.com - Wali Kota Depok, Supian Suri, mengatakan istilah “Sawangan Kubro” yang belakangan viral di media sosial muncul dari kondisi nyata kemacetan di jalur keluar Tol Depok–Antasari (Desari) menuju Jalan Raya Sawangan.
Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok akan mempercepat pelebaran Jalan Enggram dan Jalan Pemuda di Jalan Raya Muchtar.
Kedua ruas ini disiapkan sebagai jalur alternatif guna mengurai kepadatan di pertigaan Tugu Batu yang selama ini menjadi salah satu sumber kemacetan.
Supian menegaskan, penanganan kemacetan di kawasan Sawangan sebenarnya telah masuk dalam rencana Pemkot sejak tahun lalu.
Namun, pada 2026, proyek-proyek tersebut akan dipercepat dan diprioritaskan.
Pelebaran Jalan Enggram direncanakan memiliki lebar sekitar 10 meter dengan panjang kurang lebih 800 meter.
Pemkot Depok telah menyiapkan anggaran sekitar Rp 40 miliar untuk pembangunan fisik, termasuk dua ruas jalan tersebut. Selain itu, disiapkan pula anggaran hingga Rp 100 miliar untuk pembebasan lahan.
Selain dua ruas jalan tersebut, Pemkot juga menargetkan penanganan di sejumlah titik simpul kemacetan, terutama di Pertigaan Parung Bingung yang selama ini menjadi bottleneck utama arus kendaraan dari arah tol.
Dua titik lain yang masuk prioritas adalah Pertigaan Jalan Keadilan dan Tugu Batu Pertigaan Sawangan.
“Ke depan, Sawangan menjadi perhatian serius. Kita ingin memastikan pembangunan benar-benar dirasakan warga,” kata Supian, Jumat (24/4/2026), dikutip dari Tribunnews.
Untuk diketahui, penyebutan “Sawangan Kubro” dan “Sawangan Sugro” yang ramai di media sosial merujuk pada arah keluar dari Tol Depok–Antasari melalui pintu Tol Sawangan.
Jika kendaraan keluar tol dan berbelok ke kanan menuju Parung Bingung, jalur tersebut dikenal sebagai “Sawangan Kubro” karena kerap dilanda kemacetan parah.
Sementara itu, jika berbelok ke kiri ke arah DTC atau Mampang, jalur tersebut disebut “Sawangan Sugro” karena relatif lebih lancar.
Baca juga: Jalan Enggram Sawangan Akan Dilebarkan Jadi 10 Meter: Alternatif Hindari Simpang Tugu Batu
Kemacetan Hampir Sepanjang Waktu
Di lapangan, kemacetan di kawasan ini dirasakan warga hampir sepanjang hari.