Dony Tri menjelma sebagai pilar penting di lini belakang Persija pada musim ini. Ia mampu mengunci posisi sebagai bek kiri, baik sebagai fullback maupun wingback. Bersama skuad berjuluk Macan Kemayoran, Dony mencatatkan 22 penampilan dengan total 1.725 menit bermain, menyumbang satu gol, serta menerima tiga kartu kuning.
Performa tersebut turut mengantarkannya menjadi pilihan utama di Timnas Indonesia pada era pelatih John Herdman. Konsistensi dan perkembangan pesatnya membuat namanya mulai diperhitungkan di level internasional.
Mengutip laporan dari Markaj News, klub elit Liga Polandia, Legia Warszawa telah memasukkan nama Dony dalam daftar pantauan pencari bakat. Klub papan tengah Liga Polandia itu disebut berpotensi merekrutnya dengan nilai transfer sekitar 250 ribu euro atau setara Rp5 miliar.
Jika transfer tersebut terealisasi, Dony berpeluang mengikuti jejak dua pemain Indonesia yang lebih dulu merumput di Liga Polandia, yakni Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman.
Egy bergabung dengan Lechia Gdańsk pada 2018 saat berusia 18 tahun. Namun, selama tiga musim, ia hanya mencatatkan 11 penampilan dengan total 133 menit bermain sebelum pindah ke FK Senica di Slovakia pada 2021.
Pada tahun yang sama, Witan Sulaeman datang menggantikan peran Egy di Lechia Gdańsk. Namun, nasibnya lebih parah dari Egy, pasalnya Witan tidak mendapat kesempatan bermain di tim utama. Witan lebih sering tampil bersama tim satelit, Lechia Gdańsk II, sebelum akhirnya dipinjamkan ke FK Senica pada awal 2022 dan bermain bersama Egy.
Berkaca dari pengalaman kedua seniornya di Timnas Indonesia, peluang Dony Tri untuk berkarier di Eropa tetap terbuka, tetapi membutuhkan pertimbangan matang. Faktor adaptasi, kesempatan bermain, serta kesiapan mental menjadi aspek penting yang harus diperhitungkan oleh pemain muda Persija tersebut sebelum mengambil keputusan besar.
(Muhammad Zaidan Rizky)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASM)





