Agnes Aditya Rahajeng, wakil dari Provinsi Banten, dinobatkan sebagai Puteri Indonesia 2026. Malam puncak kontes kecantikan tersebut dilangsungkan di Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat, pada Jumat (24/4). Agnes unggul dari tiga finalis di kategori Top 4 lainnya, yaitu wakil dari Bali, DKI Jakarta 2, dan DKI Jakarta 3.
Di sesi grand final, Agnes tampil menawan dalam balutan kebaya perak lansiran desainer Intan Avantie. Meski bukan evening gown bersiluet ball gown, tetapi kebaya tersebut tetap menghadirkan kesan elegan berkat train (ekor) kebaya panjang menjuntai indah.
Perempuan kelahiran 13 Januari 2000 ini sukses menyabet titel Puteri Indonesia berkat jawaban yang memikat dewan juri di sesi tanya jawab terakhir. Di sesi tersebut, Putri Kus Wisnu Wardani memberikan pertanyaan yang cukup berat kepada empat finalis Top 4.
Pertanyaan tersebut berupa pilihan antara mengejar beasiswa LPDP dan studi S2 di perguruan tinggi ternama (Ivy League), atau tetap tinggal di Indonesia mendampingi ibu yang baru menerima hasil tes kesehatan yang kurang baik. Agnes pun menjawab dengan tegas bahwa dia akan tetap mendampingi sang ibu.
“Saya akan memilih ibu saya. Menurut saya kesempatan bisa datang kapan pun, tetapi kehidupan hanya berlangsung sekali. Dan menurut saya, hal yang sudah ditakdirkan untuk datang kepada kita tidak akan lepas. Mimpi, karier, beasiswa bisa dikejar lagi, tapi waktu bersama orang tua kita berharga,” kata Agnes, yang merupakan adik dari Miss Indonesia 2014 Maria Rahajeng.
“Saya tahu ibu saya akan menginginkan saya memprioritaskan diri saya sendiri dan mengejar beasiswa dan karier yang menjadi cita-cita saya, tapi saya tahu pengorbanan Ibu sayalah yang membuat saya bisa berada di atas panggung ini malam ini. Itulah mengapa saya memilih ibu saya,” imbuhnya.
Mahkota Puteri Indonesia 2026 pun diserahkan oleh Firsta Yufi Amarta Putri, Puteri Indonesia 2025, kepada penerusnya. Sementara itu, selendang dan piala diberikan oleh Putri Kus Wisnu Wardani dan buket bunga oleh Menteri Pariwisata RI Widiyanti Wardhana.
Posisi Runner Up dan gelar Puteri Indonesia Lingkungan 2026 diraih oleh Victoria Titisari Kosasieputri (Bali). Sementara itu, gelar Puteri Indonesia Pariwisata diraih oleh Karina Moudy Widodo (DKI Jakarta 3) dan Puteri Indonesia Pendidikan oleh Gisela Belicia (DKI Jakarta 2).
Sementara itu, dua kontestan dari kategori Top 6, yaitu Nilam Onasis Sahputri dari Kalimantan Utara lebih dulu dimahkotai dengan titel Puteri Indonesia Kebudayaan 2026 dan Glorya Stevany Yame Nayoan dari Papua menyabet gelar Puteri Indonesia Inovasi dan Teknologi 2026.





