Penulis: Yudha Marutha
TVRINews, Denpasar
Sebanyak 258 calon jemaah haji asal Kota Denpasar siap diberangkatkan ke Tanah Suci pada musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi. Seluruh jemaah telah memenuhi persyaratan administrasi dan kesehatan, termasuk pemeriksaan medis serta vaksinasi wajib.
Kepastian keberangkatan disampaikan Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Denpasar. Ratusan jemaah berasal dari berbagai kecamatan dan telah menunggu sesuai antrean nasional.
Dari total tersebut, jemaah termuda berusia 13 tahun, Fardhan Aruna Syafzani Wibowo. Sementara jemaah tertua berusia 83 tahun, Kartini Nungcik Dulhasim.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Denpasar, Anwar Hidayat, memastikan seluruh jemaah telah melalui proses verifikasi dan pembinaan.
“Semua calon jemaah haji yang akan berangkat telah memenuhi persyaratan, baik administrasi maupun kesehatan. Mereka juga sudah mengikuti manasik haji sebagai bekal selama menjalankan ibadah di Tanah Suci,” ujar Anwar, Jumat, 24 April 2026.
Sebagian besar jemaah merupakan pendaftar sejak akhir 2012. Rata-rata masa tunggu keberangkatan mencapai sekitar 13 tahun.
Tingginya minat masyarakat Indonesia menunaikan ibadah haji membuat sistem antrean diberlakukan berdasarkan kuota dari Pemerintah Arab Saudi setiap tahun. Di Bali, masa tunggu dalam beberapa tahun terakhir mencapai lebih dari satu dekade.
Sebanyak 258 jemaah Denpasar dijadwalkan berangkat menuju Embarkasi Surabaya pada 8 Mei 2026. Mereka akan tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 70 dan 71, lalu diterbangkan ke Tanah Suci Mekkah pada 10 Mei 2026.
Di embarkasi, jemaah menjalani proses akhir seperti pemeriksaan dokumen, pembagian akomodasi, penyesuaian manifest penerbangan, hingga orientasi sebelum keberangkatan.
Selain itu, jemaah telah mengikuti bimbingan manasik haji yang mencakup tata cara rukun dan wajib haji, simulasi ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina, serta pembekalan teknis selama di Arab Saudi.
Pemerintah mengingatkan jemaah menjaga kondisi fisik menjelang keberangkatan. Cuaca panas dan aktivitas padat selama musim haji menjadi tantangan, terutama bagi jemaah lanjut usia.
Keluarga juga diminta memastikan kebutuhan pribadi seperti obat-obatan, menjaga asupan makanan, serta mengikuti arahan petugas kesehatan dan pembimbing ibadah selama perjalanan.
Keberangkatan ini menjadi momen haru bagi keluarga yang telah menanti bertahun-tahun. Para jemaah kini tinggal menghitung hari untuk menunaikan rukun Islam kelima di Tanah Suci.
Editor: Redaktur TVRINews





