Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan kalau negaranya akan memperluas jumlah hulu ledak nuklir yang dimiliki. Rencana Prancis itu direspons keras Rusia.
Mengutip Deutsche Welle (DW), (3/3), Macron menyampaikan hal itu saat berkunjung ke pangkalan militer L &rsquoIle Longue, lokasi penyimpanan kapal selam nuklir Prancis.
Prancis adalah satu satunya negara di Uni Eropa yang memiliki senjata nuklir. Macron mengatakan pembaruan senjata nuklir sangat penting, apalagi geopolitik sedang bergejolak.
"Pembaruan arsenal kami adalah hal yang penting," kata Macron. "Saat ini kita berada dalam situasi geopolitik yang penuh gejolak dan risiko."
"Itulah sebabnya saya memerintahkan penambahan jumlah hulu ledak nuklir dalam arsenal kami."
Dia juga mengatakan, "Siapa pun yang ingin bebas harus ditakuti. Siapa pun yang ingin ditakuti harus kuat."
Macron sempat menyampaikan kemungkinan Prancis mengizinkan negara-negara mitra Eropa untuk menampung pesawat-pesawatnya yang mampu membawa senjata nuklir. Hal itu disampaikan setelah mengumumkan perluasan senjata nuklir.
Macron mengatakan bahwa pemerintahnya sedang membahas pengaturan tersebut dengan Inggris, Jerman, Polandia, Belanda, Belgia, Yunani, Swedia, dan Denmark.
(idn/idn)





