Wali Kota Bekasi Terapkan Pengunaan Bahasa Inggris bagi ASN, Dorong Kompetensi Global

kompas.com
9 jam lalu
Cover Berita

BEKASI, KOMPAS.com – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mulai menerapkan penggunaan bahasa Inggris dalam kegiatan pemerintahan sebagai bagian dari peningkatan kapasitas aparatur sipil negara (ASN).

Kebijakan tersebut direalisasikan saat Tri memimpin rapat pembahasan proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) di Gedung Teknis Pemerintah Kota Bekasi, Rawalumbu, Jumat (24/4/2026).

Dalam rapat tersebut, tidak hanya Tri yang menggunakan bahasa Inggris, tetapi juga seluruh pihak yang hadir, termasuk jajaran PT Wangneng Bekasi Environment Nusantara, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kiswatiningsih, serta Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Idi Susanto.

Baca juga: Tangkap Ikan Sapu-sapu untuk Dijual, 5 Pria di Pasar Baru Jakpus Diamankan Satpol PP

Tri menyampaikan, kebijakan “one day English” ini merupakan bagian dari proses pembelajaran berkelanjutan bagi ASN di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi.

“Hari ini adalah minggu kedua Pemerintah Kota Bekasi untuk bisa berbahasa Inggris dalam satu hari. Dan ini tentu adalah suatu proses,” ujar Tri dalam keterangan resminya, Jumat.

Menurut dia, penggunaan bahasa Inggris dalam forum resmi menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kemampuan komunikasi ASN, terutama dalam menghadapi kerja sama internasional.

Ia mencontohkan, kebutuhan tersebut semakin relevan seiring kerja sama dengan perusahaan asal China, Wangneng, dalam pengembangan energi bersih berbasis pengolahan sampah.

“Tentunya kami ingin terus belajar dan meningkatkan diri. Jadi komunikasi perlu dibangun agar tidak ada jeda,” kata Tri.

Ia menjelaskan, pihak perusahaan juga menyiapkan penerjemah dalam bahasa Inggris. Namun demikian, Pemkot Bekasi tetap mempersiapkan diri agar mampu menyampaikan ide dan gagasan secara langsung.

“Kami harus menelaah, meresap, dan menyampaikan ide gagasan sehingga harapan bersama bisa tercapai,” ucapnya.

Baca juga: Bersih-bersih Parkir Liar-PKL Dekat Stasiun MRT Lebak Bulus demi Cegah Kemacetan...

Tri menegaskan, peningkatan kualitas ASN akan terus dilakukan secara berkelanjutan. Ia juga berharap masyarakat Kota Bekasi dapat beradaptasi dengan perubahan tersebut.

“Kami akan terus meng-upgrade diri dan harapannya masyarakat Kota Bekasi juga bisa bersimbiosis dan beradaptasi,” ujarnya.

Lebih jauh, Tri menyebut penguasaan bahasa asing menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam menarik investasi ke daerah.

“Kami tidak pernah berhenti belajar agar mampu menarik investasi. Walaupun ini bukan satu-satunya faktor, tapi ini menjadi pendorong,” jelasnya.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Ia mengungkapkan, sejak 2023 pihaknya telah menyiapkan sekitar 500 pegawai bertalenta dengan wawasan global.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Resepsi El Rumi Lebih Megah dari Al Ghazali, Ahmad Dhani: Tunggu Tayang di SCTV
• 10 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Sempat Tolak Timnas Indonesia, Pemain Berdarah Maluku Ini Kini Berpeluang Bela Turki
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Prediksi BRI Super League Madura United vs Dewa United: Momentum Laskar Sape Kerrab Menjauh dari Zona Merah
• 6 jam lalubola.com
thumb
Tak Cuma Outflow, Rotasi ETF MSCI Dinilai Bisa Picu Forced Buying di Pasar RI
• 19 jam lalukatadata.co.id
thumb
Ironi Eks Polisi Robig: Dulu Berantas Narkoba, Kini Jadi Pengedar dari Penjara
• 7 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.