JAKARTA, KOMPAS.com - Dede Wahyudi, petugas Satpol PP Kembangan, Jakarta Barat, mengaku kerap menjadi sasaran amarah dan umpatan para pemotor yang melawan arah saat melakukan pengadangan di Jalan Meruya Ilir Raya.
Ia mengatakan, dirinya selalu berjaga di area tersebut untuk mengatur ketertiban lalu lintas setiap sore.
Sejumlah pengendara yang tertangkap basah melawan arah dinilai kerap menunjukkan sikap keras kepala.
Baca juga: Terseret Dugaan Jaringan Narkoba, Whiterabit PIK Disegel dan Izinnya Dicabut
Alih-alih memutar balik ke jalan yang benar, mereka justru mencoba membela diri, bahkan memarahi petugas yang sedang bekerja.
"Oh ada juga, ada juga ya (yang marah-marah). Banyak yang marah kalau saya adang mereka, udah dibilang jangan lawan arah, kadang mereka malah marah. Ada juga (yang ngomong kasar)," ungkap Dede saat ditemui Kompas.com di lokasi, Jumat (24/4/2026).
Hal ini juga disaksikan langsung saat Kompas.com berada di sekitar lokasi pada Jumat sore, sekitar pukul 17.30 WIB.
Saat itu, para petugas tengah mengadang banyaknya kendaraan yang melawan arah dari arah Kebon Jeruk menuju Kembangan.
Dalam lima menit saja, setidaknya ada 10 kendaraan yang mencoba melawan arah meski seorang petugas sudah berjaga di sisi jalan dan terlihat jelas.
Tak hanya itu, banyak pemotor yang nekat menaiki trotoar untuk memotong jalan di tengah kemacetan.
Saat ditegur atau dihalau, beberapa pemotor justru meninggikan suara mereka, bahkan meneriakkan kata-kata kasar ke arah petugas.
Meski kerap diajak beradu mulut dan mendapat perkataan tidak mengenakkan dari para pelanggar, Dede mengaku tak pernah mengambil hati.
Baca juga: Wali Kota Bekasi Terapkan Pengunaan Bahasa Inggris bagi ASN, Dorong Kompetensi Global
Baginya, keselamatan para pengendara dan pengguna jalan lainnya jauh lebih penting daripada umpatan yang ia terima.
"Tapi mau enggak mau ya kita harus tetap menegakkan peraturan lah. Enggak apa-apa kita berantem omongan, enggak apa-apa, asalkan mereka selamat juga dia. Karena sudah kewajiban kita memberikan himbauan kepada masyarakat," ujarnya.
Senada, Ronatal Purba, petugas Satpol PP lainnya, juga mengaku kerap kewalahan dalam mengadang para pemotor yang melawan arah.
"Kadang banyak juga yang dia itu malah main keras-kerasan, tapi kita sebagai petugas, menegakkan aturan juga tidak boleh kalah dong, mau enggak mau harus tegas juga," ucap Ronatal.





