JAKARTA, KOMPAS.TV - Rumah Sakit (RS) Ukrida-Primaya bekerja sama dengan Living in Fitness (LIF) menggelar edukasi mengenai diabetes di Auditorium RS UKRIDA-Primaya, Jakarta Barat, Jumat (24/4/2026).
Acara tersebut dilakukan dalam rangka Hari Diabetes Nasional yang diperingati setiap 18 April.
Kegiatan tersebut turut dihadiri anggota Persatuan Diabetes Indonesia (PERSADIA). Selain edukasi, juga diperkenalkan inovasi teknologi kesehatan dari LIF, yaitu penggunaan kecerdasan buatan (AI) untuk memantau kadar gula darah.
Teknologi kesehatan dari LIF itu merupakan perangkat wearable berbentuk cincin.
“Dengan LIF, kami mengembangkan teknologi berbasis AI yang dapat membantu memprediksi kadar gula darah tanpa pengambilan darah. Selain itu, kami juga mengembangkan tiga pilar utama, yaitu nutrisi, aktivitas fisik, dan kualitas tidur,” ujar Medical Affairs & Technology Advisor LIF dr. Eka Widrian Suradji, PhD, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima KOMPAS TV, Sabtu (25/4/2026).
Baca Juga: Cegah Diabetes, Pemerintah Bakal Mulai Cantumkan Kadar Gula, Garam, dan Lemak di Produk Kemasan
“Melalui aplikasi LIF, pengguna dapat memantau aktivitas harian seperti jumlah langkah, kalori yang terbakar, hingga asupan nutrisi melalui analisis foto makanan,” tambahnya.
RS UKRIDA-Primaya bersama LIF mendorong pentingnya kolaborasi lintas sektor.
Menurut dr. Eka, hal itu diperlukan untuk meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan masyarakat dalam menjaga kesehatan.
“Kami berharap kegiatan kolaboratif seperti ini bisa dilakukan secara rutin. Kesehatan tidak hanya bergantung pada disiplin pribadi, tetapi juga membutuhkan dukungan dari berbagai pihak,” tambahnya.
Penulis : Haryo Jati Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV
- diabetes
- rs ukrida-primaya
- lif
- kecerdasan buatan
- gula darah
- alat pemantau gula darah





