Mengenal Zulkaidah, Bulan Haram yang Penuh Keutamaan Setelah Syawal

medcom.id
2 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Kalender Hijriah memiliki dua belas bulan yang masing-masing menyimpan makna dan keutamaan tersendiri bagi umat Islam. Salah satu bulan yang memiliki kedudukan istimewa adalah Zulkaidah, bulan ke-11 yang hadir setelah perayaan Idulfitri di bulan Syawal.
 
Zulkaidah termasuk dalam golongan bulan haram yang dimuliakan dalam ajaran Islam. Keistimewaan ini menjadikannya bukan sekadar bulan biasa, tetapi bulan yang penuh dengan nilai spiritual dan tanggung jawab bagi umat Islam.
 
Bulan ini juga dikenal sebagai bulan tenang sebelum musim haji yang berlangsung di bulan Zulhijah. Bagi para calon jamaah haji, bulan ini menjadi waktu persiapan fisik dan mental sebelum menunaikan rukun Islam kelima tersebut.

Kesadaran akan kehadiran bulan Zulkaidah seharusnya mendorong umat Islam untuk terus meningkatkan kualitas ibadah pasca-Ramadan dan Syawal. Momen ini menjadi jembatan menuju bulan Zulhijah yang sarat dengan ibadah seperti haji dan Iduladha.
 
Lantas, apa itu bulan Zulkaidah? Yuk simak penjelasannya berikut ini yang dikutip dari laman Baznas: Apa Itu Bulan Zulkaidah? Bulan Zulkaidah adalah bulan ke-11 dalam kalender Hijriah yang datang tepat setelah bulan Syawal. Kehadirannya menandai babak baru perjalanan spiritual umat Islam setelah merayakan kemenangan Idulfitri.
 
Nama Zulkaidah berasal dari kata qa'ada yang berarti duduk atau beristirahat. Penamaan ini merujuk pada tradisi masyarakat Arab di masa lampau yang memilih untuk tidak berperang dan hidup lebih tenang di bulan ini.
 
Bulan ini termasuk dalam kelompok asyhurul hurum atau bulan-bulan haram bersama Zulhijah, Muharam, dan Rajab, sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur'an surah At-Taubah ayat 36. Penetapan keempat bulan ini sebagai bulan haram menunjukkan betapa Islam sangat menghargai waktu-waktu tertentu sebagai momen untuk memperkuat ketakwaan.
 
Dalam bulan haram seperti Zulkaidah, umat Islam secara khusus diingatkan untuk lebih berhati-hati dalam menjaga perilaku dan memperbanyak amal kebaikan. Perbuatan dosa di bulan-bulan haram diyakini membawa dampak yang lebih besar dibandingkan bulan-bulan biasa, sehingga setiap umat Islam dianjurkan untuk lebih waspada. Keutamaan Bulan Zulkaidah Bulan Zulkaidah bukan sekadar bulan biasa dalam kalender Hijriah. Bulan ini menyimpan sejumlah keutamaan yang bersumber dari Al-Qur'an, hadis, dan riwayat para ulama yang patut diketahui oleh setiap umat Islam. Berikut beberapa keutamaannya dikutip dari laman muslimah.or.id: Termasuk Bulan Haram yang Dimuliakan Allah Keutamaan pertama dan paling utama dari bulan Zulkaidah adalah kedudukannya sebagai salah satu dari empat bulan haram. Ibnu Abbas sebagaimana dikutip dalam Lathaiful Ma'arif menyebutkan bahwa Allah mengistimewakan empat bulan tersebut, yaitu Zulkaidah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab, dengan meninggikan kehormatannya. 
 
Dosa yang dilakukan pada keempat bulan itu lebih besar dibandingkan bulan lainnya, begitu pula amal saleh yang dikerjakan di dalamnya memiliki pahala yang lebih besar. Termasuk Bulan-Bulan Haji Keutamaan kedua, bulan Zulkaidah termasuk dalam bulan-bulan haji yang disebutkan dalam Al-Qur'an. Allah SWT berfirman dalam surah Al-Baqarah ayat 197: 
 
اَلْحَجُّ اَشْهُرٌ مَّعْلُوْمٰتٌ
 
"Haji adalah pada bulan-bulan yang telah diketahui."
 
Hal ini menegaskan bahwa Zulkaidah memiliki keterkaitan erat dengan salah satu rukun Islam yang paling agung. Bulan Umrah Para Nabi Keutamaan ketiga, bulan Zulkaidah adalah bulan ketika Rasulullah SAW menunaikan seluruh ibadah umrah beliau semasa hidupnya, selain umrah yang digabungkan dengan ibadah haji. Rasulullah SAW melaksanakan umrah sebanyak empat kali semasa hidup beliau, yakni umrah Hudaibiyah, umrah qadha, umrah Ji'ranah, dan umrah yang dilaksanakan saat haji wada'.
 
Terkait perbandingan keutamaan umrah, sebagian ulama salaf seperti Ibnu Umar, Aisyah, dan Atha berpendapat bahwa umrah di bulan Zulkaidah lebih utama karena mengikuti sunah Rasulullah SAW. Namun pendapat yang lebih kuat menyatakan bahwa umrah di bulan Ramadan tetap lebih utama, berdasarkan sabda Rasulullah SAW:
 
عُمْرَةٌ فِي رَمَضَانَ تَعْدِلُ حَجَّةً
 
"Umrah di bulan Ramadan sama pahalanya dengan haji."
 
Hadis ini diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim, dan menjadi dasar pendapat yang paling kuat di kalangan para ulama. Bulan Janji Allah kepada Nabi Musa Keutamaan keempat, bulan Zulkaidah merupakan tiga puluh hari yang dijanjikan Allah SWT kepada Nabi Musa AS, sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur'an surah Al-A'raf ayat 142:
 
وَوَاعَدْنَا مُوسَىٰ ثَلَاثِينَ لَيْلَةً وَأَتْمَمْنَاهَا بِعَشْرٍ فَتَمَّ مِيقَاتُ رَبِّهِۦٓ أَرْبَعِينَ لَيْلَةً
 
"Dan telah Kami janjikan kepada Musa (memberikan Taurat) sesudah berlalu waktu tiga puluh malam, dan Kami sempurnakan jumlah malam itu dengan sepuluh (malam lagi), maka sempurnalah waktu yang telah ditentukan Tuhannya empat puluh malam."
 
Para ulama tafsir menjelaskan bahwa tiga puluh malam tersebut adalah bulan Zulkaidah, yang kemudian disempurnakan dengan sepuluh hari pertama bulan Zulhijah. 
 
Sobat Medcom, itulah informasi terkait bulan Zulkaidah yang perlu diketahui. Semoga informasi ini dapat menambah wawasanmu, ya! (Talitha Islamey). Baca juga: Syawal Berakhir, Bulan Apa Selanjutnya? Mengenal Zulkaidah dan Keistimewaannya
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(CEU)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Surat Pemanggilan Bocor ke Publik, Ini Daftar Sementara Pemain Timnas Indonesia yang Dipilih John Herdman untuk TC Piala AFF 2026
• 21 menit lalutvonenews.com
thumb
Rektor ITS Turun Gunung ke 48 Lokasi UTBK 2026: 12.585 Peserta Terfasilitasi, Kantin Buka Jam 5.30!
• 5 jam laluerabaru.net
thumb
KKP Fokus Kembangkan Kawasan Konservasi Laut Skala Besar di Barat Sumatera untuk Jaga Ekosistem dan Stok Ikan
• 23 jam lalupantau.com
thumb
KJRI San Francisco Jajaki Kolaborasi dengan Chef Martin Yan untuk Promosikan Kuliner Nusantara di AS
• 1 jam lalupantau.com
thumb
Museum Nasional Tambahkan Label Berbahasa Sederhana untuk Pengunjung Anak-Anak
• 9 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.