Mazda CX-6e Edisi Khusus Hadir, Strategi Bertahan di Tengah Gempuran EV China

viva.co.id
13 jam lalu
Cover Berita

China, VIVA - Gelombang kendaraan listrik di China kian menunjukkan dinamika yang sulit dibendung. Menjelang Beijing Auto Show 2026, berbagai pabrikan berlomba menghadirkan produk baru, mulai dari model massal hingga kendaraan halo berteknologi tinggi. Di tengah persaingan ketat yang juga melibatkan nama besar seperti BYD, Tesla, Nio, hingga Xiaomi, langkah Mazda menarik untuk dicermati.

Dilansir dari Carnewschina, Sabtu 25 April 2026, pabrikan asal Jepang tersebut resmi memperkenalkan CX-6e edisi “Year of the Horse”, sebuah SUV listrik menengah yang disiapkan khusus untuk pasar China. Peluncuran ini bukan sekadar pembaruan produk, melainkan bagian dari strategi Mazda untuk tetap relevan di pasar yang kini semakin condong ke elektrifikasi.

Baca Juga :
Segini Usulan Skema Insentif Kendaraan Listrik DKI Jakarta
Terpopuler: Mobil Listrik Masuk Masa Ujian, Pajak Resmi Berlaku, PHEV Jadi Jalan Tengah

Secara spesifikasi, CX-6e tersedia dalam dua pilihan powertrain, yakni full EV dan EREV (Extended Range Electric Vehicle). Varian listrik murni dibanderol sekitar 145.900 yuan atau setara Rp 470 jutaan, dengan jarak tempuh hingga 600 km berdasarkan siklus CLTC. Sementara versi EREV dijual lebih murah, mulai 139.900 yuan, dengan kemampuan melaju hingga 200 km dalam mode listrik sebelum mesin bensin berperan sebagai generator.

Menariknya, pendekatan EREV menjadi salah satu solusi transisi di pasar China. Di tengah infrastruktur pengisian daya yang belum sepenuhnya merata, teknologi ini memberi fleksibilitas bagi konsumen—menggabungkan efisiensi EV dengan jangkauan ala mobil konvensional (ICE).

Dari sisi desain, perubahan pada edisi khusus ini tergolong minimal. Mazda tetap mempertahankan karakter aerodinamis dengan koefisien hambatan udara 0,258 Cd, angka yang cukup kompetitif di kelasnya. Sebagai perbandingan, SUV listrik lain seperti Xiaomi YU7 mencatatkan 0,245 Cd, sementara Xpeng G9 berada di kisaran 0,272 Cd.

Ubahan paling terasa justru hadir di interior. Mazda kini menawarkan tema warna ungu-putih sebagai standar, memberikan nuansa kabin yang lebih segar dan premium. Layar infotainment berukuran 26,45 inci dengan resolusi 5K menjadi pusat kendali, dilengkapi head-up display hingga 50 inci—bahkan tersedia opsi hingga 100 inci.

Langkah ini menandai perubahan filosofi Mazda yang sebelumnya dikenal mempertahankan pendekatan minimal layar. Kini, konsumen China yang mengutamakan teknologi dan kenyamanan memaksa pabrikan beradaptasi.

Baca Juga :
Di Balik Kemegahan Kereta Cepat Tiongkok: Tiket Tak Terbeli-Kereta Tua Jadi Primadona
Cara Menghemat Biaya Operasional Mobil Listrik, Bisa Jauh Lebih Murah!
China Waspada Penuh Usai Jepang Longgarkan Ekspor Senjata: Tokyo Hidupkan 'Mesin Perang'

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rebutan Penumpang Berujung Tragis, Sopir Angkot di Tanah Abang Dibakar Teman Sendiri
• 6 menit lalukompas.com
thumb
Diduga Ada Praktik Penelantaran Anak, Daycare di Yogya Disegel Garis Polisi
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
JPE Juara Proliga Putri 2026
• 6 jam lalutvrinews.com
thumb
Top Skor Pertandingan Grand Final Proliga 2026, Putri: Duo Megawati Hangestri dan Irina Voronkova Tak Terbendung!
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
BWF Resmi Berlakukan Sistem Skor 15x3 Mulai Januari 2027
• 7 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.