Sebanyak 140 atlet muda yang berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur mengikuti kejuaraan Muay Thai dalam ajang Piala Wali Kota Surabaya 2026 di mal City of Tomorrow (Cito) Surabaya. Ajang ini jadi wadah para atlet muda menunjukkan kemampuan, sekaligus menjaring atlet-atlet baru di cabang olahraga Muay Thay.
“Untuk tahun ini ada sekitar 140 peserta yang datang dari kurang lebih 10 kabupaten dan kota. Ada yang dari Bangkalan, Malang, Batu, Bojonegoro, Blitar, Kediri, dan beberapa daerah lainnya,” ujar Hendry Lianto Ketua Pengkot Muay Thai Indonesia (MI) Kota Surabaya saat ditemui di sela pertandingan, Sabtu (25/4/2026).
Hendry Lianto Ketua Pengkot Muaythai Indonesia (MI) Kota Surabaya saat ditemui oleh Suara Surabaya pada hari Sabtu (25/4/2026) Foto: Rizal Pandya Yudareswara Mg suarasurabaya.netHendry juga menjelaskan bahwa kejuaraan ini menjadi bagian dari persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027, di mana Surabaya akan menjadi tuan rumah.
Karenanya, melalui ajang ini, dirinya berharap dapat menemukan atlet-atlet potensial yang mampu memperkuat kompetensi dari berbagai daerah.
“Kami juga mendukung target dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Surabaya yang menargetkan 250 medali emas. Dari sini kami bisa melihat potensi atlet yang nantinya dipersiapkan untuk Porprov,” jelasnya.
Menurut Hendry, perkembangan Muay Thai di Surabaya menunjukkan tren yang positif dari tahun ke tahun. Ia menilai semakin banyak atlet yang tertarik menekuni cabang olahraga ini, terutama karena sistem pertandingan yang menjunjung tinggi sportivitas.
“Yang kami utamakan adalah kejujuran dari wasit dan juri. Kami ingin pertandingan berjalan bersih tanpa kecurangan, sehingga semua atlet merasa nyaman bertanding,” katanya.
Selain itu, ia menilai peluang meraih prestasi di cabang Muay Thai cukup besar karena jumlah atletnya belum sebanyak cabang olahraga lain. Hal ini membuka kesempatan atlet muda meraih medali dan mengembangkan karier di tingkat yang lebih tinggi.
Melalui ajang ini, Hendry juga berharap para atlet dapat memperoleh manfaat lebih luas, khususnya bagi para pelajar, karena sertifikat kemenangan dari kejuaraan Muay Thai dapat dimanfaatkan sebagai jalur prestasi untuk melanjutkan pendidikan ke sekolah favorit.
“Harapannya, dari sini atlet bisa berkembang. Mulai dari Porprov, lalu ke Pekan Olahraga Nasional, bahkan sampai ke SEA Games, Jadi harapan yang kita ingin atlet-atlet kita itu semakin berkembang juga” pungkasnya. (rzl/bil/faz)




