Jakarta: Agenda Svarna Kartini yang digelar Metro TV menghadirkan, berbagai perspektif inspiratif tentang pemberdayaan perempuan. Salah satunya, isu terkait pentingnya mengubah cara pandang, terhadap keterbatasan yang dimiliki masing-masing individu.
“Keterbatasan bukan penghambat untuk bersinar. Keterbatasan yang dimiliki masing-masing bisa menjadi kelebihan ataupun jalan kita menggapai mimpi,” ujar CEO Inklusi Indonesia, Angkie Yudistia dalam pemaparan di Svarna Kartini, Sabtu 25 April 2026.
Dalam pemaparannya, Angkie mengingatkan agar keterbatasan tidak dijadikan alasan untuk menjadi sumber rasa tidak percaya diri. Menurutnya, pola pikir seperti itu justru akan menghambat potensi yang sebenarnya dimiliki setiap orang.
Baca Juga :
Merayakan Semangat Pemberdayaan Perempuan di Era Digital Lewat Svarna KartiniAngkie menegaskan bahwa penting bagi perempuan untuk tidak terjebak dalam rasa insekuritas akibat kekurangan yang dimiliki. Sebaliknya, keterbatasan harus diolah menjadi motivasi untuk terus maju dan membuktikan kemampuan diri.
Svarna Kartini. Foto: Metro TV/Vania
Pesan ini selaras dengan semangat Raden Ajeng Kartini yang mendorong perempuan untuk berani melampaui batasan dan memperjuangkan kesempatan yang setara. Melalui forum Svarna, Angkie berharap semakin banyak perempuan yang berani bermimpi besar tanpa terhalang oleh keterbatasan yang ada.
Dengan menghadirkan kisah dan pandangan inspiratif seperti ini, Svarna tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga ruang pemberdayaan yang mendorong perempuan untuk melihat potensi diri secara lebih luas dan optimistis.




