Ketua Komisi IX DPR RI Desak BPJS Kesehatan Lunasi Tunggakan Klaim Rp40 Miliar di RSUP Kandou

pantau.com
2 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Ketua Komisi IX DPR RI Felly Estelita Runtuwene mendesak BPJS Kesehatan dan manajemen RSUP Prof Dr R.D. Kandou segera menyelesaikan tunggakan klaim atau pending claim yang mencapai sekitar Rp40 miliar per Februari 2026 agar tidak mengganggu operasional rumah sakit di Manado.

Desakan Penyelesaian Tunggakan Klaim

Felly menyampaikan permintaan tersebut dalam Kunjungan Kerja Reses Komisi IX DPR RI di Manado.

Ia menegaskan pentingnya pembayaran klaim sebelum jatuh tempo untuk menjaga keberlangsungan layanan kesehatan.

"Kami minta BPJS Kesehatan agar segera membayarkan tunggakan klaim di RSUP Kandou Manado sebelum jatuh tempo. Dicari apa akar masalahnya sehingga tunggakan klaim BPJS Kesehatan bisa mencapai Rp40 miliar per Februari 2026. Masalah ini agar bisa segera diselesaikan dan tidak mengganggu operasional rumah sakit," ujarnya.

Menurutnya, keterlambatan pembayaran berpotensi berdampak langsung pada layanan pasien dan stabilitas operasional rumah sakit.

Dorongan Perbaikan Sistem dan Dampak yang Dikhawatirkan

Felly juga menekankan perlunya identifikasi akar masalah agar persoalan serupa tidak terulang di masa mendatang.

Ia mendorong pihak rumah sakit meningkatkan kelengkapan administrasi sesuai aturan yang berlaku.

Selain itu, Felly mengingatkan agar tidak ada rumah sakit yang menghentikan operasional akibat putus kerja sama dengan BPJS Kesehatan.

"Karena ini akan merugikan semua pihak, baik masyarakat sebagai pengguna layanan, para nakes yang kehilangan pekerjaan, dan juga program pemerintah yang ingin meningkatkan kesehatan masyarakat," katanya.

Kebutuhan Infrastruktur dan Dukungan Pemerintah

Dalam pertemuan tersebut, turut dibahas kebutuhan infrastruktur RSUP Kandou, termasuk pembangunan gedung pelayanan baru, pembaruan alat kesehatan, penataan akses jalan, serta penyediaan lahan parkir.

Felly juga meminta dukungan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia untuk lebih proaktif memenuhi kebutuhan alat kesehatan di wilayah timur Indonesia.

"Saya minta dukungan Kementerian Kesehatan karena rumah sakit di wilayah timur selama ini tertinggal dalam pembaruan alat kesehatan modern. Kebutuhan alkes yang memadai menjadi urat nadi pelayanan kesehatan kepada masyarakat," ujarnya.

Direktur Utama RSUP Kandou Starry H Rampengan berharap kunjungan ini menjadi momentum pemenuhan kebutuhan mendesak.

Ia menargetkan RSUP Kandou dapat berkembang menjadi rumah sakit unggulan di kawasan timur Indonesia.

Felly berharap hasil kunjungan kerja ini mendorong langkah konkret pemerintah pusat untuk memperkuat peran RSUP Kandou sebagai pusat layanan kesehatan regional.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gaji Taisei Marukawa Tembus Miliaran dan Lebih Tinggi dari Rata-Rata Bintang J-League, Alasan Naturalisasi ke Timnas Indonesia Makin Masuk Akal?
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
4 Pemain Persija Dipanggil ke Timnas Indonesia: Ada Eksel Runtukahu, namun John Herdman Coret Jordy Amat dan Rizky Ridho
• 14 jam laluharianfajar
thumb
Kehamilan Alyssa Daguise Memasuki Usia 9 Bulan, Al Ghazali Ungkap Rencana Persalinan Istri: Kalau Bisa Habis El Nikahan
• 11 jam lalugrid.id
thumb
Dolar AS Ambruk Lawan 6 Mata Uang Utama Dunia
• 11 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Dedi Mulyadi Beri Komentar Soal Warganya yang Tangkap Ikan Sapu-sapu: Tangkap Saja
• 13 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.