Bisnis.com, JAKARTA - Di tengah lanskap global yang terus berubah cepat dari gejolak geopolitik hingga tekanan ekonomi para pemimpin bisnis dan pemerintahan dituntut untuk tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu beradaptasi dan memimpin dengan visi yang tajam.
Semangat inilah yang mengemuka dalam rangkaian CEO Forum & Awards 2026 The Iconomics di Jakarta, Kamis (23/4/2026) sebuah forum yang mempertemukan para pemangku kepentingan lintas sektor untuk membahas strategi menghadapi disrupsi sekaligus menjaga keberlanjutan pertumbuhan di masa depan.
Founder & CEO The Iconomics, Bram S. Putro, membuka forum dengan penekanan pada pentingnya resilience leadership. Ia menegaskan bahwa di era penuh ketidakpastian, kepemimpinan tidak lagi cukup hanya mengandalkan pengalaman, tetapi juga harus adaptif, visioner, dan mampu membaca arah perubahan dengan cepat. Menurutnya, kemampuan untuk tetap tangguh di tengah tekanan menjadi faktor kunci dalam menjaga daya saing bisnis.
Dalam konteks ini, peran pimpinan korporasi, khususnya Chief Executive Officer (CEO) menjadi semakin krusial. Kepemimpinan tidak lagi cukup berfokus pada ekspansi, tetapi harus mampu menyeimbangkan antara resiliensi, efisiensi, dan transformasi.
“Kondisi ekonomi Indonesia saat ini menuntut CEO untuk tidak hanya fokus pada pertumbuhan, tetapi juga pada ketahanan (resilience), relevansi pasar, dan keberlanjutan bisnis,” kata Bram.
Menurutnya, kepemimpinan yang adaptif, berbasis data, serta berani mengambil keputusan strategis akan menjadi faktor pembeda dalam menghadapi fase ekonomi yang semakin dinamis.
Bram mengatakan sebagai respons sekaligus sebagai platform komunikasi, The Iconomics menggelar CEO Forum yang mengusung topik mengenai “Resilient Leadership in the Age of Disruption.” Acara ini juga ditutup dengan “Indonesia Best 50 CEO Awards 2026”. Acara tahunan yang telah berlangsung ketujuh kali ini sekaligus sebagai dukungan The Iconomics kepada dunia usaha dan para pemimpin korporasi yang telah fight menahkodai dan mengawal korporasi agar tetap berjalan sesuai track.
Dalam acara tersebut Direktur Utama PT Finnet Indonesia (anak usaha Telkom Group) yang berpengalaman di bidang telekomunikasi dan pembayaran digital, Rakhmad Tunggal Afifuddin meraih 'Indonesia Best 50 CEO Awards 2026' kategori The Most Innovation.
Menurutnya penghargaan tersebut adalah buah hasil kerja tim. "Kesuksesan ini adalah hasil kerja Bersama saya hanya mewakili semangat luar biasa dari seluruh tim Finnet," ujarnya.
"Rasa syukur ini menjadi energi untuk terus bertumbuh, berinovasi, dan memberi makna," tambahnya.
Rakhmad Tunggal Afifuddin sebelumnya juga pernah meraih penghargaan Best CEO in Emerging Growth Company (19th Indonesia Best CEO's Forum) dan memimpin Finnet menerima penghargaan wajib pajak dari Ditjen Pajak.
Selama kepemimpinannya Finnet juga banyak meraih penghargaan, di antaranya:
- Best Human Investment 2025 - Best Human Capital Awards 2025 oleh Indonesia Business Asia.
- Best Digital Innovation on Human Capital 2025 - Best Human Capital Awards 2025 oleh Indonesia Business Asia.
- Excellence in Digital Banking Turnaround - Investortrust BUMN Awards 2025.
- TOP CSR Awards 2025 - Diakui atas komitmen ESG (Environmental, Social, and Governance) dan integrasi strategi bisnis.





