Momentum Hasil FP2 Moto3 Spanyol: Ujian Ketenangan dan Mental Juara Veda Ega Pratama

harianfajar
3 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, JEREZ — Momentum penting mulai terasa dalam perjalanan Veda Ega Pratama di Moto3 Spanyol 2026. Pada sesi latihan bebas kedua (FP2) yang berlangsung di Circuito de Jerez, Sabtu (25/4), pembalap muda Indonesia itu menunjukkan satu hal yang kerap menjadi pembeda di level tertinggi: ketenangan di tengah tekanan.

Veda menutup sesi dengan finis di posisi kesembilan—hasil yang sekilas terlihat “cukup baik”, tetapi jika ditarik lebih dalam, justru menyimpan cerita tentang mentalitas, adaptasi, dan kemampuan bertahan dalam situasi yang tidak ideal.

Sejak awal sesi, Veda langsung tampil agresif. Ia tidak menunggu lama untuk masuk ke ritme balapan, bahkan sempat menembus posisi tiga besar. Catatan waktu yang ia bukukan di fase awal menjadi sinyal kuat bahwa dirinya datang ke FP2 dengan persiapan matang dan kepercayaan diri tinggi setelah hasil sebelumnya.

Namun, seperti karakter khas Moto3, tidak ada posisi yang benar-benar aman. Persaingan berlangsung sangat ketat, dan perubahan klasemen bisa terjadi dalam hitungan detik. Memasuki tujuh menit pertama, posisi Veda mulai tergeser ke peringkat ketujuh, bukan karena ia melambat, tetapi karena para rival mulai menemukan ritme terbaik mereka.

Nama-nama seperti Brian Uriarte sempat mengambil alih posisi terdepan sebelum akhirnya disalip oleh Guido Pini yang mencatatkan waktu impresif. Di sisi lain, dominasi kemudian dipegang oleh Maximo Quiles yang tampil konsisten dan mencatatkan waktu terbaik 1 menit 56,098 detik—cukup untuk mengunci posisi puncak hingga akhir sesi.

Di tengah dinamika tersebut, Veda sempat mengalami fase sulit. Ia turun hingga ke posisi ke-11, sebuah momen yang bisa saja memengaruhi mental pembalap muda. Dalam situasi seperti ini, banyak rider kehilangan fokus atau justru memaksakan diri terlalu keras hingga melakukan kesalahan.

Namun, di sinilah letak perkembangan penting Veda. Ia tidak panik.

Alih-alih terburu-buru, pembalap dari Honda Team Asia ini memilih pendekatan yang lebih terukur. Ia tetap menjaga ritme, membaca situasi lintasan, dan menunggu momen yang tepat untuk melakukan peningkatan waktu.

Hasilnya mulai terlihat di lima menit terakhir sesi. Veda perlahan memperbaiki catatan waktunya dan kembali naik ke posisi delapan sebelum akhirnya menutup sesi di peringkat kesembilan. Ini bukan sekadar soal posisi akhir, tetapi tentang bagaimana ia merespons tekanan.

Dalam dunia balap, khususnya Moto3 yang terkenal sangat kompetitif, kemampuan untuk “tetap tenang saat segalanya berubah cepat” adalah fondasi dari mental juara. Dan FP2 ini menjadi salah satu indikator bahwa Veda mulai mengarah ke sana.

Meski demikian, hasil ini juga menyisakan catatan penting. Berdasarkan data waktu, Veda masih terpaut sekitar dua detik dari pemuncak sesi. Selisih ini cukup signifikan dan menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan jika ingin bersaing di barisan depan saat kualifikasi dan balapan.

Namun, melihat tren yang ada, peluang tersebut masih terbuka. Veda sudah menunjukkan bahwa ia mampu bersaing di fase awal sesi, dan juga mampu bangkit di saat tertekan. Kombinasi ini menjadi modal penting menuju sesi kualifikasi.

Lebih jauh lagi, hasil FP2 ini bisa menjadi titik balik setelah sebelumnya ia harus melalui jalur Q1—pengalaman pertama musim ini yang tentu tidak mudah. Dengan performa yang semakin stabil, Veda memiliki peluang untuk memanfaatkan momentum dan kembali menembus Q2, bahkan membuka peluang start dari posisi yang lebih kompetitif.

Moto3 bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga tentang konsistensi, strategi, dan ketahanan mental. Dalam satu sesi saja, seorang pembalap bisa merasakan berada di puncak, terlempar ke tengah, lalu kembali bangkit. Dan Veda telah melewati semua fase itu dalam FP2 ini.

Kini, tantangan berikutnya adalah menjaga momentum tersebut. Jika ia mampu menggabungkan kecepatan awal yang agresif dengan konsistensi hingga akhir sesi, bukan tidak mungkin ia akan kembali menjadi salah satu kejutan dari Indonesia di ajang Moto3 musim ini.

Pada akhirnya, FP2 di Jerez bukan hanya tentang hasil posisi kesembilan. Ini adalah ujian—dan sekaligus pembuktian—bahwa Veda Ega Pratama mulai membangun sesuatu yang lebih besar: ketenangan, kedewasaan balap, dan mentalitas untuk bersaing di level tertinggi.

Hasil FP2 Moto3 Spanyol 2026
Maximo Quiles – CFMoto Aspar Team – 1:56.098
Brian Uriarte – Red Bull KTM Ajo +0.419
Joel Esteban – LevelUp MTA +0.633
Matteo Bertelle – LevelUp MTA +0.751
Cormac Buchanan – BOE Motorsports +0.845
Guido Pini – Leopard Racing +0.883
Hakim Danish – MT Helmets MSI +1.254
David Munoz – Liqui Moly Dynavolt Intact GP +1.287
Scott Ogden – CIP Green Power +1.655
Marco Morelli – CFMoto Aspar Team +1.786
Veda Ega Pratama – Honda Team Asia +2.015
Adrian Cruces – CIP Green Power +2.052
Rico Salmela – Red Bull KTM Tech3 +2.067
Adrian Fernandez – Leopard Racing +2.111
Alvaro Carpe – Red Bull KTM Ajo +2.324
Ruche Moodley – BOE Motorsports +2.797
Cormac Buchanan – BOE Motorsports +2.898
Eddie O’Shea – GRYD MLav Racing +2.976
Valentin Perrone – Red Bull KTM Tech3 +3.204
Jesus Rios – Rivacold Snipers Team +3.422
Leo Rammerstorfer – SIC58 Squadra Corse +3.708
David Almansa – Liqui Moly Dynavolt Intact GP +3.759
Nicola Carraro – Rivacold Snipers Team +3.901
Ryusei Yamanaka – MT Helmets MSI +4.474
Joel Kelso – GRYD MLav Racing +4.830
Zen Mitani – Honda Team Asia +5.362


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Komisi III DPR Kecam Syekh Ahmad Diduga Lecehkan Santri: Manipulasi Agama
• 15 jam laludetik.com
thumb
Dukungan BNI Bawa Indonesia Menang Telak di Hari Pertama Piala Thomas 2026
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Seram Bagian Timur Maluku, Tak Berpotensi Tsunami
• 4 jam lalurctiplus.com
thumb
Zodiak yang Suka Menghindari Konflik dan Drama
• 4 jam lalubeautynesia.id
thumb
Kepala Bappisus Sebut 1.700 SPPG Disuspend Gegara Kurangi Porsi MBG
• 6 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.