Bupati Bogor Rudy Susmanto Terapkan Nilai Kopassus untuk Percepat Pelayanan Publik dan Kinerja Aparatur

pantau.com
3 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Bupati Bogor Rudy Susmanto mengadopsi nilai kedisiplinan dan solidaritas ala Komando Pasukan Khusus (Kopassus) untuk meningkatkan kinerja aparatur pemerintah daerah demi mempercepat pelayanan publik yang tepat sasaran.

Kebijakan tersebut disampaikan Rudy saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun ke-74 Kopassus di Batalyon 13 Grup 1 Kopassus, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor.

Nilai Kebersamaan dan Empati Jadi Kunci

Rudy menilai budaya kebersamaan di lingkungan Kopassus menjadi contoh penting dalam membangun organisasi yang kuat dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Ia mengungkapkan, "Di Kopassus ada prinsip sederhana, senang bersama, susah bersama. Kalau nilai ini kita terapkan di pemerintahan, maka pelayanan kepada masyarakat akan jauh lebih cepat dan tepat,".

Rudy menekankan bahwa aparatur pemerintah harus memiliki empati tinggi terhadap kondisi masyarakat dalam menjalankan tugasnya.

Ia menyatakan, "Kalau rakyat kita miskin, kita harus merasa miskin. Kalau rakyat kita sakit dan tidak terlayani, kita juga harus merasakan hal yang sama. Dari situlah muncul dorongan untuk bekerja lebih cepat dan tepat,".

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh program, tetapi juga oleh kesamaan rasa antara pemerintah dan masyarakat.

Penguatan Disiplin dan Sinergi TNI-Pemda

Rudy menilai kedisiplinan serta kepedulian terhadap lingkungan kerja seperti yang diterapkan di Batalyon 13 Grup 1 Kopassus penting untuk diterapkan di pemerintahan.

Ia menyoroti lingkungan satuan yang tertata rapi tanpa bergantung pada petugas khusus sebagai bukti kuat budaya kolektif yang efektif.

Nilai tersebut dinilai mampu menciptakan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan berorientasi pada masyarakat.

Rudy juga mendorong penguatan sinergi antara TNI dan Pemerintah Kabupaten Bogor untuk mempercepat pembangunan daerah, khususnya di sektor infrastruktur dan pengentasan kemiskinan.

Ia menyatakan, "Saya yakin dengan sinergi yang kuat antara TNI dan pemerintah daerah, pembangunan bisa berjalan lebih cepat dan tepat sasaran,".

Komandan Batalyon 13 Grup 1 Kopassus Gerry Heikal Cholid mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Bogor terhadap berbagai program di satuannya.

Ia menjelaskan berbagai pembenahan telah dilakukan, meliputi renovasi fasilitas, pembangunan sarana kesehatan, serta perbaikan rumah dinas prajurit.

Gerry mengungkapkan, "Kolaborasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat sangat membantu kami dalam menyelesaikan berbagai persoalan di lapangan,".

Salah satu bentuk kolaborasi tersebut adalah penanganan aliran Sungai Cibeuteung yang sebelumnya kerap menyebabkan banjir.

Batalyon 13 Grup 1 Kopassus juga mencatat sejumlah prestasi pada 2026, termasuk tingkat kelulusan 100 persen dalam pendidikan Secaba dan Secapa serta dinobatkan sebagai satuan Parako terbaik di lingkungan Kopassus.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
OJK Perpanjang Waktu Laporan Keuangan Asuransi, Kewajiban SLIK Mundur ke 2027
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Alseace 2026 SMA Islam Al Azhar, Wamen Ekraf Irene Umar Dorong Anak Muda Kembangkan Ekonomi Kreatif
• 2 jam lalukompas.tv
thumb
Eks Polisi Penembak Mati Pelajar di Semarang Positif Narkoba, Dipindah ke Nusakambangan
• 16 jam laluviva.co.id
thumb
Lalu Lintas Selat Hormuz Tertekan, hanya 5 Kapal Melintas dalam 24 Jam
• 10 jam laluidxchannel.com
thumb
Jadi Distributor Tunggal, Suri Nusantara Jaya Bawa Daging Miyazaki Wagyu ke Indonesia
• 9 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.