5 Pria yang Diamankan Satpol PP Jakpus Jual Daging Ikan Sapu-sapu ke Pengepul

kompas.com
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Lima pria yang diamankan saat menyiangi ikan sapu-sapu di kawasan Kali Pasar Baru, Jakarta Pusat, mengaku menjual hasil tangkapan mereka ke pengepul di Cikarang, Kabupaten Bekasi.

Mereka menyebut biasanya menangkap ikan sapu-sapu di perairan Bekasi. Namun, dalam beberapa waktu terakhir, kondisi sungai yang meluap membuat mereka kesulitan mendapatkan ikan yang umumnya berada di dasar sungai.

Aktivitas tersebut terungkap saat Satpol PP Sawah Besar melakukan pemantauan di sekitar lokasi pada Jumat (24/4/2026) siang, di area depan Pos Bloc, Sawah Besar.

Kasatpol PP Sawah Besar, Darwis Silitonga, mengatakan pada awalnya petugas mengira aktivitas tersebut merupakan kegiatan memancing warga seperti biasa.

Baca juga: Hanya Pakai Sendok, 5 Pria yang Diamankan Satpol PP Terlatih Menyiangi Ikan Sapu-sapu

Namun setelah diamati lebih lanjut, petugas menemukan bahwa kelima orang tersebut tengah menyiangi ikan sapu-sapu di tepi sungai.

“Setelah kami lakukan interogasi, mereka mengaku daging ikan ini akan dijual, ada pengepulnya di daerah Cikarang, Bekasi,” kata Darwis di kantornya, Sabtu (25/4/2026).

Menurut dia, daging ikan dijual seharga Rp 15.000 per kilogram, sementara telurnya dihargai Rp 10.000 per kilogram.

Dari hasil pemeriksaan, hanya satu dari lima orang tersebut yang membawa identitas berupa fotokopi kartu tanda penduduk (KTP).

Dalam prosesnya, daging, telur, dan bagian kulit ikan dipisahkan. Daging dan telur disimpan dalam kantong plastik, sementara bagian kulit yang keras dibuang kembali ke aliran sungai.

Baca juga: Debit Air di Bekasi Tinggi, 5 Warga Cikarang Cari Ikan Sapu-sapu ke Sungai di Jakarta

Salah satu dari mereka diketahui telah mengumpulkan sekitar 25 kilogram daging ikan sapu-sapu.

Petugas kemudian memberikan imbauan agar aktivitas tersebut tidak dilakukan kembali di lokasi yang sama, mengingat potensi dampak kebersihan lingkungan di sekitar aliran sungai.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

“Nah, itu kami khawatirkan bisa menimbulkan pembusukan dan bau tidak sedap bagi warga sekitar,” ujar Darwis.

Setelah diberikan penjelasan, kelima pria tersebut dipersilakan pulang dan diminta untuk tidak mengulangi kegiatan serupa di lokasi tersebut.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polisi Ringkus Komplotan Pencuri Modus Ganjel ATM saat Beraksi di Tangerang
• 19 jam laludetik.com
thumb
Persija Benarkan 4 Pemainnya Dipanggil ke Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026
• 11 jam lalubola.com
thumb
Satpol PP DKI usul penambahan personel
• 18 jam laluantaranews.com
thumb
Zulhas: Sekolah Bisa Tolak Menu MBG, SPPG Terancam Ditutup
• 18 jam lalukompas.tv
thumb
AS Sanksi Kilang Minyak China Pembeli Minyak Iran
• 12 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.