VIVA – Real Madrid harus menelan kenyataan pahit usai ditahan imbang Real Betis dengan skor 1-1. Hasil ini praktis memupus harapan Los Blancos untuk mengejar gelar La Liga di akhir musim.
Namun bukan hanya soal hasil yang jadi sorotan. Kekhawatiran lain muncul setelah bintang utama mereka, Kylian Mbappe, mengalami masalah pada hamstring.
Dalam laga yang juga menjadi penampilan ke-100 Mbappe bersama Madrid, striker asal Prancis itu harus ditarik keluar pada menit ke-81 setelah mengeluhkan nyeri dan tak mampu melanjutkan pertandingan.
Kabar baiknya, hasil pemeriksaan awal memberikan sedikit kelegaan. Tes USG yang dilakukan menunjukkan bahwa cedera tersebut tidak terlalu serius. Meski begitu, Madrid belum bisa sepenuhnya bernapas lega.
Mbappe dijadwalkan menjalani tes lanjutan berupa MRI untuk memastikan kondisi sebenarnya. Dari hasil itulah akan diketahui apakah ia harus absen atau bisa segera kembali merumput.
Situasi ini jelas jadi perhatian besar bagi pelatih Alvaro Arbeloa. Pasalnya, Madrid akan menghadapi jadwal krusial, termasuk duel panas El Clasico melawan Barcelona pada 10 Mei mendatang.
Selain itu, kondisi Mbappe juga berpengaruh pada persaingan top skor La Liga. Saat ini ia telah mengoleksi 24 gol, namun penyerang Mallorca, Vedat Muriqi, terus membayangi dengan 21 gol.
Madrid kini berharap hasil pemeriksaan lanjutan tetap membawa kabar positif. Sebab tanpa Mbappe, bukan hanya peluang juara yang memudar—tetapi juga daya gedor tim di momen paling krusial musim ini.





