REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR, – Kampanye dan aksi bersih untuk mendukung Gerakan Nasional Indonesia ASRI (Aman, Sejuk, Resik, Indah) dilaksanakan di Kampung Nelayan Untia, Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanaya, Makassar. Kegiatan ini melibatkan berbagai organisasi dan masyarakat pada Sabtu.
Kegiatan ini diinisiasi oleh beberapa organisasi seperti Pusdal LH Sulawesi Maluku, HPHA Sulsel, KTH Untia Jaya, FK3I Sulsel, dan Dharma Wanita Pusdal LH Sulawesi Maluku. Kepala Bidang Wilayah II Pusdal Lingkungan Hidup Sulawesi dan Maluku, Arnianah Alwi, berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan.
“Lingkungan adalah tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Kegiatan seperti ini menjadi langkah nyata untuk mendorong kepedulian kolektif,” ujar Arnianah.
Aksi bersih ini difokuskan pada pembersihan kawasan pesisir dan lingkungan sekitar Kampung Nelayan Untia. Upaya ini tidak hanya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan asri, tetapi juga memperkuat kolaborasi antara organisasi dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Dari kegiatan ini, peserta berhasil mengumpulkan 523 kilogram sampah laut, setara dengan 55 kantong sampah. Jenis sampah yang terkumpul sebagian besar adalah sampah anorganik seperti plastik, sedotan, kaleng, dan residu lainnya.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Arnianah menambahkan, melalui kegiatan ini diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat serta mendukung terwujudnya Indonesia yang lebih asri dan berkelanjutan. Sebelum aksi bersih dimulai, peserta dan panitia mengikuti senam bersama sebagai bentuk pemanasan sekaligus membangun semangat kebersamaan.