"Di pertandingan pertama ini apalagi di awal kami startnya terlalu buru-buru dan terlalu banyak mati sendiri. Kami belum terbiasa juga dengan shuttlecock karena sepertinya yang dipakai saat latihan agak berbeda lajunya," kata Fadia.
"Setelah tertinggal jauh di gim pertama kami mencoba untuk lebih tenang setiap melakukan pukulan, lebih enjoy pada permainan jadi malah itu membuat lawan buat salah-salah sendiri," beber Tiwi. Baca juga: Piala Uber 2026: Debut Thalita Bawa Indonesia Unggul 2-1 atas Kanada Tiwi/Fadia mengakui bahwa mereka bermain dengan kurang tenang karena merasakan atmosfer yang berbeda di turnamen beregu. Ditambah lagi, waktu istirahat mereka minim karena harus kembali bertanding hanya 24 jam kemudian.
"Kemenangan yang penting tapi ke depan kami harus lebih tenang di gim-gim awal karena kan beregu pasti ada atmosfer yang bikin tegang, sangat berbeda dengan perorangan. Juga kami harus bisa lebih yakin," ucap Fadia.
"Kami tidak punya waktu banyak untuk rest karena besok harus sudah kembali bertanding jadi tentu saja dari segi nutrisi dan recovery itu sangat penting untuk bisa siap lagi kalau besok diturunkan," papar Tiwi. Baca juga: Piala Uber 2026: Ana/Trias Menang, Indonesia Imbangi Kanada
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KAH)





