JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menyatakan pemerintah justru senang jika akademisi memberikan kritik tajam. Menurutnya, kritik dari akademisi dapat dimanfaatkan pemerintah untuk mengkaji ulang dan mempelajari kembali kebijakan.
Hal ini disampaikan Yusril usai pakar hukum tata negara Universitas Andalas, Feri Amsari, dilaporkan ke polisi. Feri dipolisikan usai mengkritik kebijakan pangan pemerintahan Prabowo Subianto.
"Jadi, pemerintah enggak pernah melihat orang yang mengkritik itu sebagai musuh. Apalagi model saya, kan dasarnya memang orang akademisi," kata Yusril di Jakarta, Sabtu (25/4/2026).
Baca Juga: Puan Respons Feri Amsari dan Saiful Mujani Dilaporkan: Harus Bisa Jaga Etika dalam Memberikan Kritik
Terkait pelaporan terhadap Feri Amsari, Yusril menyebut polisi sebatas memproses laporan sesuai tugas pokok dan fungsi. Yusril menegaskan polisi tidak bisa serta-merta menolak laporan.
Meskipun demikian, politikus Partai Bulan Bintang itu meminta kepolisian agar melakukan klarifikasi atas pelaporan terhadap Feri Amsari.
"Yang melaporkan itu didengar dulu dan Pak Feri-nya bisa dipanggil untuk ditanya. Jadi, tidak mungkin ada laporan dan polisi diam saja, nanti bisa digugat polisinya," kata Yusril dikutip Antara.
Diberitakan KompasTV sebelumnya, Feri Amsari dilaporkan ke polisi oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Tani Nusantara. Feri dilaporkan atas tuduhan penyebaran berita bohong dan penghasutan.
LBH Tani Nusantara melaporkan ucapan Feri tentang klaim swasembada pangan pemerintah. Anggota tim advokasi LBH Tani Nusantara, Itho Simamora, menuduh ucapan Feri dapat menimbulkan perpecahan di kalangan petani dan pedagang.
"Hari ini kami LBH Tani Nusantara melaporkan Feri Amsari atas dugaan tindak pidana pasal penyebaran hoaks dan penghasutan," kata Itho Simamora di Polda Metro Jaya, Jumat (17/4/2026).
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- feri amsari
- feri amsari dilaporkan ke polisi
- yusril ihza mahendra
- swasembada pangan
- feri amsari dipolisikan





