jpnn.com, PEKANBARU - Anggota Badan Sosialisasi MPR dari Kelompok DPD Daerah Pemilihan Riau Arif Eka Saputra resmi membuka seleksi Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Riau di Pekanbaru, Sabtu (25/4).
Arif dalam sambutannya menegaskan LCC Empat Pilar MPR bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan sarana strategis untuk menumbuhkan semangat kebangsaan di kalangan generasi muda.
BACA JUGA: SMAN 3 Tangerang Selatan Sabet Juara Provinsi, Siap Bertarung di LCC Tingkat Nasional
“LCC Empat Pilar MPR ini wadah untuk memahami nilai-nilai Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” tegas Arif dalam keterangannya, Minggu (26/4).
Dia menjelaskan LCC Empat Pilar MPR merupakan kompetisi nasional yang diikuti perwakilan dari 38 provinsi di Indonesia dan telah dimulai sejak 31 Maret 2026.
BACA JUGA: Buka LCC 4 Pilar MPR RI, Siti Fauziah Ajak Siswa Teladani Semangat Sai Bumi Ruwa Jurai
Kehadiran kegiatan ini di Riau menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat pemahaman nilai-nilai kebangsaan di daerah.
Menurut Arif, setelah seleksi tingkat provinsi, para pemenang akan melaju ke tahap grand final yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada Agustus 2026.
BACA JUGA: Himmatul Aliyah: LCC jadi Cara Efektif Membumikan Empat Pilar MPR
“Pada tahap nasional nanti, para juara dari seluruh provinsi akan berkompetisi sekaligus memperkuat semangat kebangsaan di tingkat nasional,” katanya.
Arif juga mengapresiasi Dinas Pendidikan Provinsi Riau beserta seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Dia menyebut proses seleksi untuk menentukan sembilan sekolah terbaik tidak mudah, namun dapat terlaksana berkat kerja sama berbagai pihak.
Lebih lanjut, Arif menekankan pentingnya memberikan wadah berekspresi dan berprestasi kepada generasi muda bangsa seperti kegiatan LCC Empat Pilar MPR ini.
Sebab, peran generasi muda sebagai penerus tongkat estafet kepemimpinan bangsa di masa depan. Karena itu, MPR RI berkomitmen untuk terus menyelenggarakan kegiatan serupa secara berkelanjutan.
“Saya meyakini generasi muda adalah penerus estafet kepemimpinan bangsa, sehingga penanaman nilai-nilai empat pilar mesti dilakukan sejak dini. Nilai-nilai itu selain harus dipahami, tetapi juga diamalkan,” ujarnya.
Kepada para peserta, Arif berpesan agar menjadikan kompetisi ini sebagai ajang pembuktian kemampuan sekaligus pengalaman berharga.
“Ini bukan sekadar memperebutkan piala. Kalian adalah representasi generasi emas Riau yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” ucapnya.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir dan sebagai juri lomba, Plt Sekretaris Jenderal MPR Siti Fauziah, Kepala Bagian Sekretariat Badan Penganggaran Fraksi dan Kelompok DPD Adi Christianto Depparinding, Kepala Bagian Pengelolaan Kajian dan Aspirasi Masyarakat Rosy Romadiana Pasaribu, dan Lektor Kepala Dosen S2 Magister Pedagogi Unilak Dr. Nurfaisal yang juga bertindak sebagai juri daerah.
Hadir pula Kepala Bidang SMA Dinas Pendidikan Provinsi Riau Nasrol Akmal.
Sebanyak sembilan sekolah mengikuti seleksi tingkat provinsi, yakni SMAS Plus Taruna Andalan, SMA Santo Tarcisius Dumai, SMA Negeri 1 Bandar Seikijang, SMK Negeri 1 Batang Gansal, Sekolah Kristen Kalam Kudus Selatpanjang, SMA Negeri 1 Tembilahan Hulu, SMAS Cendana Mandau, SMA Negeri Plus Provinsi Riau, dan SMA Negeri 1 Rengat.
Setiap sekolah diwakili oleh 10 siswa.
Adapun mekanisme lomba terdiri dari tiga babak penyisihan yang dibagi ke dalam tiga grup.
Setiap peserta harus melewati tiga sesi, yakni Wawasan Empat Pilar MPR, Tematik Empat Pilar, serta sesi Rebutan.
Babak final diikuti tiga sekolah peserta dan hanya 1 yang akan terpilih sebagai Juara yang akan mewakili Provinsi Riau di grand final LCC Empat Pilar MPR di Jakarta. (mrk/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... LCC Empat Pilar MPR Jatim Dibuka, Ahmad Muzani Sampaikan Lima Pesan Kebangsaan
Redaktur : Sutresno Wahyudi
Reporter : Sutresno Wahyudi, Sutresno Wahyudi




