JAKARTA, KOMPAS.TV - Borneo FC Samarinda dan Persib Bandung sama-sama mengoleksi 66 poin usai pertandingan pekan ke-29 di BRI Super League 2025-2026.
Namun Persib bertahan di puncak klasemen sementara Borneo FC harus puas di posisi kedua. Apa yang membedakan keduanya?
Jawabannya ada di aturan head-to-head yang termuat dalam Regulasi Kompetisi BRI Super League 2025/2026 Pasal 7 soal Sistem Kompetisi.
Ketika dua klub memiliki poin yang sama, pembeda pertama bukan selisih gol keseluruhan, melainkan hasil pertemuan langsung antara keduanya.
Dua tim ini sudah bertemu dua kali musim ini dengan hasil yang tidak menguntungkan Borneo FC:
- 5 Desember 2025: Persib menang 3-1 atas Borneo FC
- 15 Maret 2026: Imbang 1-1
Dari dua pertemuan itu, Persib mengoleksi empat poin berbanding satu poin milik Borneo FC dalam head-to-head.
Keunggulan poin head-to-head itulah yang menempatkan Persib di atas Borneo FC meski total poin keduanya identik.
Baca Juga: Persib Ditahan 0-0 Arema FC, Bojan Hodak Ungkap Penyebab Maung Bandung Gagal Raih Tiga Poin
Begini Bunyi Aturan Penentuan Peringkat di Super LeaguePasal 7 Ayat 4 huruf b mengatur bahwa jika dua klub atau lebih memiliki poin sama, pembeda ditentukan secara berurutan sebagai berikut:
Butir i: Head-to-head antarklub terkait, dengan tiga kriteria berurutan:
- Huruf a: Poin head-to-head
- Huruf b: Selisih gol head-to-head
- Huruf c: Total gol head-to-head
Catatan: prosedur head-to-head hanya berlaku jika semua tim memiliki poin, jumlah pertandingan, dan jumlah pertemuan antar tim yang sama.
Penulis : Danang Suryo Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- Borneo FC
- Persib Bandung
- Super League
- klasemen
- regulasi kompetisi
- Pasal 7





