Penulis: Fityan
TVRINews, Houston
Tembakan Tiga Angka James Paksa Overtime Sebelum Bungkam Rockets
Keajaiban LeBron James kembali membukam Houston Rockets. Pemain veteran berusia 41 tahun tersebut mencetak 29 poin, termasuk tembakan tiga angka krusial di sisa 13 detik waktu normal, guna membawa Los Angeles Lakers menang tipis 112-108 melalui babak overtime pada Jumat malam waktu setempat.
Kemenangan dramatis di Toyota Center Sabtu 25 April 2026 ini membawa Lakers memimpin seri putaran pertama Wilayah Barat dengan skor telak 3-0.
Tim asuhan JJ Redick kini berada di ambang sweep (sapu bersih) yang dapat mereka kunci pada laga hari Minggu mendatang.
Resiliensi di Tengah Krisis Pemain
Lakers turun ke lapangan tanpa diperkuat dua pilar utama, Luka Dončić dan Austin Reaves, yang menepi akibat cedera. Kondisi ini memaksa James bermain lebih dari 45 menit untuk menambal kekosongan kreativitas serangan tim.
"Setiap pemain harus memberikan kontribusi lebih karena besarnya kehilangan yang kami alami," ujar James usai pertandingan. "Ini adalah tantangan bagi kami semua untuk mencari solusi bersama di atas lapangan."
Meski sempat unggul 15 poin di awal laga, Lakers nyaris kehilangan kendali saat tertinggal enam angka di 30 detik terakhir kuarter keempat.
Momentum berbalik ketika Marcus Smart dilanggar saat melakukan percobaan tiga angka dan menyapu bersih tiga lemparan bebas.
Tak lama kemudian, James mencuri bola dari rookie Houston, Reed Sheppard, dan melesakkan three-pointer yang memaksakan skor imbang 101-101.
Marcus Smart: Sang Penentu di Perpanjangan Waktu
Memasuki babak overtime, Marcus Smart mengambil alih panggung. Pemain bertahan kawakan ini mencetak delapan dari total 21 poinnya di masa tambahan waktu.
Tembakan tiga angka Smart di awal overtime memberikan keunggulan 107-103 bagi Lakers yang tidak mampu dikejar kembali oleh tuan rumah.
"Itu adalah permainan cerdas, bagian dari pengalaman veteran saya selama 12 tahun di liga ini," ungkap Smart mengenai kemampuannya memancing pelanggaran di momen kritis.
Rui Hachimura turut memberikan kontribusi signifikan dengan tambahan 22 poin bagi Lakers, sementara James melengkapi performanya dengan catatan 13 rebound.
Lubang Besar Tanpa Kevin Durant
Di kubu Houston, absennya Kevin Durant untuk laga kedua akibat cedera pergelangan kaki terasa sangat krusial.
Walaupun Alperen Sengun tampil dominan dengan 33 poin dan 16 rebound, serta Amen Thompson menambah 26 poin, Rockets gagal menjaga keunggulan di menit-menit akhir.
Pelatih Houston, Ime Udoka, tidak menyembunyikan kekecewaannya atas kegagalan timnya mengeksekusi pertandingan di fase kritis.
"Menutup pertandingan adalah kelemahan nyata bagi kami saat ini. Jumlah dan jenis kesalahan yang kami buat sangat fatal, dan itu tidak boleh terjadi di level ini," tegas Udoka merujuk pada rentetan turnover timnya di akhir kuarter keempat.
Dengan keunggulan 3-0, Lakers kini memegang kendali penuh atas nasib mereka di babak playoff. Sejarah NBA mencatat belum ada tim yang mampu bangkit setelah tertinggal 0-3 dalam seri best-of-seven.
Editor: Redaksi TVRINews





