TNI: Gugurnya Praka Rico Pramudia Adalah Kehilangan Besar

kompas.com
19 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Markas Besar (Mabes) TNI merasakan kehilangan besar atas gugurnya Prajurit Kepala (Praka) Rico Pramudia di Lebanon setelah menjalani perawatan intensif di rumah sakit selama kurang lebih hampir satu bulan.

“Gugurnya beliau adalah kehilangan besar,” demikian keterangan Puspen TNI yang diberikan melalui Kapuspen TNI Mayjen Aulia Dwi Nasrullah, dikutip Minggu (26/4/2026).

Kendati demikian, Mabes TNI memandang bahwa semangat juang Praka Rico akan terus hidup sebagai inspirasi dalam menjaga perdamaian dunia.

Baca juga: Praka Rico Pramudia, Gugurnya Prajurit Keempat RI di Lebanon

Sebab, Mabes TNI melihat Praka Rico memiliki dedikasi yang tinggi.

Pengabdian dan keberaniannya menjadi teladan bagi seluruh prajurit dan bangsa Indonesia.

“Pengabdian, keberanian, dan dedikasi almarhum menjadi teladan bagi seluruh prajurit dan bangsa Indonesia,” bunyi keterangan Mabes TNI.

Praka Rico pun didoakan agar mendiang mendapatkan tempat terbaik di sisi Sang Pencipta.

Baca juga: TNI Mulai Proses Administrasi Pemulangan Praka Rico yang Gugur di Lebanon

Diberitakan sebelumnya, Prajurit Kepala (Praka) Rico Pramudia, prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Batalyon Mekanis XXIII-S Kontingen Garuda (Satgas Yonmek XXIII-S Konga) pada misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Lebanon Selatan, gugur, Jumat (24/4/2026).

Rico meninggal dunia pukul 10.32 waktu setempat atau 14.32 WIB setelah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit St. George, Beirut.

Almarhum sebelumnya mengalami luka berat setelah pos penugasan kontingen Indonesia di Kota Adshit al-Qusyar di Lebanon Selatan terkena serangan artileri.

Baca juga: RI Pastikan Jenazah Praka Rico Segera Dipulangkan dengan Penuh Penghormatan

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Dengan gugurnya Rico, total prajurit TNI yang meninggal dalam dua insiden terpisah di wilayah misi UNIFIL di Lebanon Selatan menjadi empat orang.

Mereka adalah Mayor Inf (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar, Serka (Anumerta) Muhammad Nur Ichwan, Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadhon, dan Praka Rico Pramudia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Atletico Madrid sudahi kekalahan beruntun, taklukkan Athletic Club
• 22 jam laluantaranews.com
thumb
Anggota KKB DPO Kasus Pembunuhan Ditangkap Satgas Damai Cartenz di Timika
• 12 jam lalurctiplus.com
thumb
Indonesia taklukkan Singapura 2-0 pada Kualifikasi Hoki Putri AG 2026
• 10 jam laluantaranews.com
thumb
Foto: Katak di Kroasia Adu Lompat Paling Jauh
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Pengamen Asal Jember Cabuli Bocah 6 Tahun di Lumajang, Begini Kronologinya
• 18 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.