PPIH siapkan 6.000 bus yang aman dan nyaman untuk layani jamaah haji

antaranews.com
2 jam lalu
Cover Berita
Madinah (ANTARA) - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi terus meningkatkan kualitas layanan transportasi bagi jamaah haji Indonesia, di antaranya dengan menyediakan sebanyak 6.000 armada bus yang aman, nyaman, dan modern di Tanah Suci.

Kepala Seksi Transportasi Daerah Kerja Madinah Achmad Muslichuddin Tamdjiz di Madinah, Minggu, menegaskan bahwa layanan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji, khususnya di sektor transportasi.

“Ini kami siapkan matang. Kami juga menyediakan air minum selama perjalanan serta pelayanan penjemputan dan ziarah,” kata dia.

Bus-bus yang disiapkan untuk melayani semua pergerakan jamaah calon haji Indonesia musim haji 1447 H/2026 M itu tampak baru, bersih, dan dilengkapi fasilitas pendukung, mulai dari toilet di dalam kendaraan hingga colokan USB serta tipe C di setiap kursi.

Di Pool Bus Hijrah, Madinah, yang tidak jauh dari Kantor Cek Point Kemenhaj Arab Saudi, ribuan bus tampak berjejer rapi. Standar ketat diterapkan dalam pemilihan armada. Seluruh bus yang digunakan wajib berusia di bawah lima tahun. Bahkan, sekitar puluhan unit, di antaranya merupakan bus baru guna menjamin keamanan dan kelayakan selama perjalanan.

Untuk memberikan kenyamanan lebih, pemerintah pun membatasi kapasitas penumpang. Meskipun bus tipe coach mampu menampung hingga 50 penumpang, setiap armada hanya diisi maksimal 42 calon haji. Langkah itu diharapkan memberikan ruang gerak yang lebih luas bagi jamaah selama perjalanan.

Armada bus tersebut akan melayani enam rute utama pergerakan jamaah, mulai dari kedatangan di bandara, perjalanan antarkota suci (Madinah–Makkah), hingga kepulangan ke Tanah Air. PPIH bekerja sama dengan 15 perusahaan transportasi, dengan mayoritas menggunakan bus besar tipe coach berkapasitas 45 hingga 51 kursi.

Salah satu perusahaan penyedia adalah Rawahel Al Mashaer Co. Sebanyak 100 unit bus, di antara ribuan armada busnya, sudah siap berada di Pool Hijrah Madinah. Sekitar 40 persen pengemudinya merupakan warga negara Indonesia.

Direktur Operasional Cabang Madinah perusahaan tersebut, Hilal Husein Attijani menyatakan telah menjalin kerja sama erat dengan Kemenhaj RI.

“Kami siap melayani dengan baik. Jamaah Indonesia dikenal tertib dan rapi, sehingga proses pemberangkatan selalu lancar,” ujar Hilal.

Alur pergerakan di Madinah relatif sederhana, karena jarak dari Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) ke hotel hanya sekitar satu jam. Tim transportasi sudah menyiapkan dokumen kedatangan lengkap, termasuk data rombongan dan jumlah bus. Komunikasi intensif dengan pihak bandara juga dilakukan agar penjemputan berjalan lancar.

Kejadian jamaah tertinggal kendaraan juga telah diantisipasi. Tim akan menyiapkan kendaraan operasional atau minibus coaster untuk mengejar rombongan yang tertinggal. Dengan peningkatan standar layanan ini, pemerintah berharap jamaah calon haji Indonesia dapat menjalankan ibadah dengan lebih tenang, aman, dan nyaman.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sulit untuk Berkomunikasi, Mojtaba Khamenei Disebut Mengalami Kecacatan
• 18 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Kemarin, komitmen Puteri Indonesia 2026 sampai iPhone edisi 20 tahun
• 3 jam laluantaranews.com
thumb
Hasil Liga Inggris: Arsenal Kembali ke Puncak Klasemen
• 9 jam lalubisnis.com
thumb
Mencintai Jakarta dengan Cara yang Sederhana
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
IMX 2026 Prambanan Siap Digelar!
• 12 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.